MPP PLTG di Duri Segera Beroperasi
Hingga Kini, 268 Desa di Riau Belum Dialiri Listrik PLN

Beritariau.com, Pekanbaru - Hingga saat ini, 268 desa yang tersebar di Provinsi Riau belum bisa menikmati fasilitas listri dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Oleh karena itu, pengoperasian Mobile Power Plant (MPP) Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berkapasitas 3 x 25 MW di Balai Pungut Duri, dapat menjadi angin segar bagi masyarakat di desa-desa marjinal tersebut.
Dijelaskan General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Irwansyah Putra, Sabtu (18/3/2017) di area MPP PLTG Balai Pungut, Duri, PLTG tersebut diyakini mampu menambah daya untuk 102.500 pelanggan baru. Sekaligus juga bisa menambah rasio desa berlistrik di Riau.
Sehingga, dengan bertambahnya pembangkit berbahan gas ini diharapkan bisa meningkatkan aktifitas masyarakat, baik disektor industri, pariwisata, ekonomi dan sektor lainnya. Apalagi saat ini pemerintah tengah mencanangkan akan mengembangkan sektor pariwisata daerah, tentunya listrik sangatlah dibutuhkan.
"Dengan keberadaan MPP PLTG di Balai Pungut ini, PLN bisa menghemat cost atau biaya hingga Rp81 Milyar perhari.
Begitupula halnya, dengan tambahan pasokan ini tentunya diharapkan bisa memenuhi rasio elektrifikasi bagi desa yang belum menikmati listrik yang telah ditargetkan sebesar 99,7 persen di tahun 2019 mendatang," ungkapnya.
Saat ini, lanjut Irwan di Riau baru 85,38 persen desa yang menikmati listrik, dari 1.829 desa.
Jadi baru 1.561 desa yang menggunakan listrik dari PLN dan masih ada sebanyak 268 desa lagi yang perlu mendapatkan perhatian PLN, untuk bisa menikmati listrik. [red]

