Mulai dipinang parpol, Said Usman Abdullah nyatakan maju di Pilgubri 2018
KONFRENSI PERS - Ketua DPC PPP Kota Pekanbaru, H Said Usman Abdullah (SUA) saat menggelar konfrensi pers dengan awak media | Beritariau.com2017
Beritariau.com Pekanbaru - Ketua DPC PPP Kota Pekanbaru, H Said Usman Abdullah, menyatakan siap maju meramaikan bursa pencalonan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang dihelat tahun 2018 mendatang. Dia menyebutkan, saat ini beberapa partai politik sudah melakukan komunikasi dengannya dalam perhelatan bursa pencalonan mendatang.
"Beberapa partai politik sudah melakukan koordinasi dengan saya dalam rangka pembahasan menuju Riau Satu. Tentunya ini gayung bersambut dan saya siap untuk maju nantinya," kata Said Udman, kepada wartawan, Senin (20/03/17).
Sebagaimana diketahui, Said Usman Abdullah (SUA) adalah Calon Wakil Wali Kota Pekanbaru 2017 yang bertarung 15 Februari lalu di Pilkada Pekanbaru. SUA yang berpasangan dengan Drs H Dastrayani Bibra MSi sebagai Calon Wali Kota, dari penghitungan suara yang ditetapkan KPU Pekanbaru memperoleh 62.501 suara dan menempatkan dirinya diurutan runner up atau posisi kedua.
Dalam posisi tersebut dia dinyatakan kalah dengan petahana Firdaus-Ayat yang berangkat dari kursi Demokrat, PKS dan Gerindra dengan perolehan 94.784 suara dan ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU Kota Pekanbaru.
Saat disinggung masalah kegagalan pada Pilkada Kota Pekanbaru, SUA menyebutkan bahwa dirinya tidak kalah. Sebab, dalam pertarungan kemarin, dia menyebutkan ada kecurangan sehingga dia dinyatakan kalah.
"Kita ini sebenarnya menang dalam pertarungan pilkada kota Pekanbaru, cuma ada prilaku curang dan tidak sportifnya salah satu calon dalam menjalankan pesta demokrasi kemarin," ungkapnya.
Menurutnya, mulai dari pencalonan kemarin, usaha penjegalan sudah dilakukan oleh penyelenggara Pilkada. Bahkan, saat masuk dan bertarung, usaha kecurangan masih tetap dilakukan dengan cara Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) dengan melibatkan ASN.
"Ini bukti bahwa ada rasa ketakutan calon lain kami maju sebagai calon kepala daerah. Jadi, kegagalan kita bukan kegagalan yang mutlak, tetapi secara politik yang demokrasi, jujur dan adil, sebenarnya kita ini menang," ungkapnya
Dengan komunikasi politik dari beberapa parpol, dan kepercayaan dari masyarakat memberikan dorongan kepada dirinya untuk maju menuju Riau Satu, dia nyatakan siap bila itu diamanahkan lagi,
"Saya sendiri siap untuk maju. Apalagi niat Kita untuk maju Riau Satu adalah menginginkan negeri Melayu ini berubah yang lebih baik dari berbagai sektor," tutupnya. [bam]

