Pelaku Diringkus Buser Saat di TKP

Santi Lawan Penjambret yang Naik Scoppy Warna Pink

Santi Lawan Penjambret yang Naik Scoppy Warna Pink

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Alex Prawira Dinata (22) terpaksa berurusan dengan polisi. Soalnya, warga Jalan Gunung Kelut Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru ini tertangkap tangan sedang menjambret korbannya, Santi Agustinna (33) di Jalan Tanjung Datuk Laksamana Kecamatan Sail Pekanbaru, Minggu (21/9/14) sekitar pukul 07.30 WIB.

"Korbannya Santi Agustina (33), warga Jalan Indrapuri Gang Puri Indah Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, yang saat itu mau pergi kerja," ujar Kapolsek Limapuluh Kompol Suherwanto saat dikonfirmasi, Senin (22/9/14).

Suherwanto menceritakan, Santi yang saat itu mau pergi kerja mengendarai sepeda motornya, dipepet dari arah belakang oleh Alex yang menggunakan sepeda motor Matic Suzuki Scoopy. Alex langsung merampas tas milik korban.

"Ketika Alex menarik tas, korban bereaksi dan menahan tas miliknya itu. Sehingga pelaku dan korban terjatuh," ujarnya.

Merasa ketakutan, Alex pun berusaha kabur, namun warga setempat yang melihat kejadian tersebut mengejarnya.

Apes bagi Alex, salah seorang anggota Buser yang melintas ikut mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya di sekitar Jalan Sungai Batak Kecamatan Limapuluh.

"Dia kita amankan tidak jauh dari lokasi pejambretan, beruntung warga juga ikut mengejar pelaku sehingga gerak pelaku ketika kabur terbatas," jelas Suherwanto.

Saat ini, Alex dan barang bukti berupa Speda motor matic Suzuki Scoopy warna pink dengan Nopol BM 2303 AU miliknya, serta dua unit Handpone milik korban merek BlackBerry serta Samsung Tab telah diamankan di Mapolsek Lima Puluh.

"Atas perbuatannya yang merampas barang milik korban yang mengakibatkan korbannya terluka pada bagian lutut, pelaku dikenakan Pasal 365 dan pasal 362 KUHP ancaman kurungan diatas lima tahun," terang Suherwanto.

Sementara itu, Alex saat ditemui di tahanan Mapolsek Limapuluh mengaku baru pertama melakukan aksinya, dia beralasan butuh uang.

"Saya baru sekali ini melakukannya, karena saya butuh uang. Saya melakukan aksi tersebut tidak terencana, hanya secara spontan saja," kata Alex. [Pan]

Tags :# hukum