Dianggarkan Rp480 Juta Lebih Di APBN

Blusukan ke pasar Rumbai, SUA kaget pedagang mengeluh soal revitalisasi kios

Blusukan ke pasar Rumbai, SUA kaget pedagang mengeluh soal revitalisasi kios

SUA BLUSUKAN KE PASAR RUMBAI - Calon Wakil Wali Kota Pekanbaru, Said Usman Abdullah (SUA) mendengarkan keluhan pedagang terkait revitalisasi pasar yang dikerjakan tidak sesuai spek | Beritariau.comb2016

Beritariau.com, Pekanbaru -  Calon Wakil Wali Kota Pekanbaru 2017-2022, Said Usman Abdullah (SUA) mengaku terkejut saat melakukan blusukan ke pasar Rumbai yang ada di Jalan Sekolah, Kamis (10/11/16) pagi. Dari blusukan dadakannya itu, pedagang mengeluh soal revitalisasi pasar yang tidak sesuai dengan spesifikasinya.

Pengakuan pedagang, Revialisasi pasar Rumbai dikucurkan lewat APBN melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI dengan nilai Rp 480.592.000 dengan tanggal kontrak 16 Agustus 2016 dikerjakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru.

"Hasil revitalisasi yang dilakukan Pemerintah sudah jadi tapi tidak sesuai karena tidak bisa berguna dan tidak bisa difungsikan pedagang," kata Ketua Ikatan Pedagang Pasar Rumbai, Abi Mursik, dihadapan SUA.

Revitalisasi itu disebutnya gagal karena tidak sesuai bestek pekerjaan. Sehingga apa yang telah dikerjakan saat ini dinilai sia-sia karena tidak digunakan oleh pedagang.

"Drainase pun tidak ada, ini sangat menyulitkan kami untuk berjualan terutama kios penjual ikan, kios penjual daging dan penjual ayam, terangnya.

SUA yang sebelumnya berkeliling mengunjungi beberapa kios tempat pedagang berjualan, langsung merespon keluhan dari pedagang pasar Rumbai tersebut. Dia menampung persoalan keluhan dari pedagang pasar rumbai terutama yang ada di kios pedagang ikan, daging dan ayam.

"Karena ini tidak sesuai dengan bentuk dan bangunan kios yang telah disepakati dari awal, maka dinas terkait dalam hal ini Disperindag harus menindaklanjuti keluhan pedagang. Pengerjaan ini harus dioertangungjawabkan," ungkap SUA.

Tidak hanya itu, SUA yang berkeliling di kios-kios pedagang telah berkeliling pasar Rumbai, dari penjelasan pedagang juga, sampah dari sisa pemotongan ayam, ikan dan daging tidak disalurkan melalui drainase. Bahkan, sarana air bersih di lokasi pasar pun tidak ada.

"Pengerjaan ini harus segera dibenahi. Harusnya sebelum melakukan revitalisasi, harus dilakukan kajian terlebih dahulu, turun di lokasi, dibagian mana yang akan dikerjakan sehingga pedagang merasa nyaman," pungkasnya. [bam]