Tertimpa sawit saat memanen, karyawan PT PSA di Rohul tewas

ilustrasi
Beritariau.com, Rohul - Supiyo (38), seorang pemanen perusahaan perkebunan kelapa sawit PT PSA di Desa Kepayang Kecamatan Kepenuhan Hulu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (24/10/16) siang, ditemukan tewas saat bekerja.
Pria asal Yogyakarta yang tinggal di perumahan karyawan PT PSA itu, diduga tertimpa tandan buah kepala sawit yang dienggreknya. Dari hasil penyelidikan sementara, kepolisian menyatakan, kematian Supiyo, murni akibat kecelakaan kerja.
"Tidak ada unsur kesengajaan, korban diduga tewas karena tertimpa tandan buah sawit yang dipanennya menggunakan eggrek," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Selasa (25/10/16) siang.
Diterangkan Guntur, kejadiaan naas ini diketahui oleh 2 orang rekan Supiyo, Oni Tema Zay dan Juli Eli Gale.
Keduanya melihat Supiyo terbaring di tanah dengan posisi telungkup dan darah bercucuran dari hidung dan mulut. Selain itu, terdapat luka di kepala bagian belakang.
Diduga, Supiyo tewas setelah tandah buah kelapa sawit yang dipanennya menggunakan eggrek jatuh mengenai kepalanya. Melihat kondisi Supiyo, keduanya bergegas menolongnya dan melapor ke mandor kebun.
Selanjutnya, Supiyo dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun nyawanya tak terselamatkan. Dari hasil keterangan sejumlah saksi kepada polisi, disimpulkan, kejadian itu kecelakaan murni.
Petugas Polsek Kepenuhan menyatakan istri Supiyo, Warini, tak bersedia bila jenazah suaminya itu diautopi.
"Keluarga korban tak bersedia dilakukan autopsi dan menerima kematian korban akibat kecelakaan kerja. Jasad korban telah dibawa ke kampung halamannya di Yogjakarta, Provinsi Jateng," ujar Guntur. [red]

