Tercemar Limbah PT Torganda, Air Sungai Sitalas Menghitam

gambar sungai menghitam karena tercemar limbah PKS
Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Sejak tiga bulan terakhir, masyarakat di sekitar Sungai Sitalas, Kecamatan Tambusai Utara tak bisa lagi memanfatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pasalnya, air sungai tersebut berubah warna menjadi kehitam-hitaman serta mengeluarkan bau tak sedap. Seperti diungkapkan Suparman, salah seorang warga di desa setempat.
"Dulunya Bang, kalau musim kemarau masyarakat ngambil air di sungai Sitalas untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk mandi. Tetapi dengan kondisi air sungai saat ini tidak bisa dimanfaatkan," ucap Suparman, Senin (24/10/2016).
Padahal, sungai merupakan alternatif di saat masyarakat Rokan Hulu  membutuhkan air terutama pada musim kemarau panjang.Â
Warga setempat menduga, perubahan air sungai ini diduga akibat proses produksi PT Torganda yang membuang limbahnya ke sungai.Â
"Kita minta BLH bertindak tegas, kalau bisa izin nya dicabut. Jangan berikan sanksi yang terkesan mendukung pihak perusahaan," tambahnya.
Mendapat laporan, Tim Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rokan Hulu (Rohul) dipimpin oleh Maas, mengambil sampel untuk diperiksa.
Petugas BLH mengambil sampel air yang berwarna hitam, disaksikan oleh para pegawai PT Torganda. Namun sayangnya,saat tim hendak mengambil sampel air di Hulu sungai, pegawai Torgada melarang sejumlah wartawan untuk menyaksikan pengambilan sampel air tersebut.Â
Bahkan, saat tim BLH akan mengambil sampel di kolam libah, lagi-lagi wartawan dihadang oleh pegawai tersebut.
"Abang disini saja, biar orang BLH yang masuk, abng gak boleh kesana," terang pegawai Torganda yang tak mau menyebutkan namanya.Â
Namun disayangkan tim BLH sendiri tidak mendukung kehadiran media saat melakukan pengecekan limbah PT Torganda [cp]

