GPMPR: Tak Etis DPRD Dipimpin Istri Koruptor
Sah! Ketua DPRD Riau dijabat Istri Koruptor

SEPTINA PRIMAWATI RUSLI - Dilantik Sebagai Ketua DPRD Riau Periode 2014 - 2019 | Istimewa
Beritariau.com, Pekanbaru - Setelah setahun kosong sejak ditinggalkan Suparman yang maju jadi calon Bupati Rohul, akhirnya, jabatan Ketua DPRD Riau diduduki Septina Primawati Rusli.
Istri Mantan Gubernur Riau 2 Periode Rusli Zainal, yang kini menjadi Politikus Partai Golkar ini, secara resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Riau sisa masa jabatan 2014-2019 dalam Rapat Paripurna Istimewa di Kota Pekanbaru, Senin (24/10/16).
"Sisa masa tugas ini, diamanahkan tak ringan untuk diteruskan. Namun, tidak ada keruh yang tidak bisa dijernihkan, tidak ada kusut yang tidak bisa diselesaikan," ujar Septina dalam sambutannya.
Selain mengucap syukur, Ia juga menyatakan terima kasih kepada Ketua DPP Golkar Setya Novanto serta Ketua DPD Riau, Arsyadjuliandi Rachman karena telah mempercayakan amanah sebagai pimpinan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini, dilaksanakan oleh Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Riau.
Atas pelantikan ini, Andi Rahman juga mengucapkan selamat. Ia berharap ada komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif.
"Kami sampaikan selamat kepada Bu Septina. Kami berharap komunikasi antara eksekutif dan legislatif semakin baik," kata Andi usai pelantikan.
Selain Gubernur Riau, juga hadir Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid, Mantan Mendagri Sarwan Hamid, Gubernur Kepulauan Riau, Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Mutia Hatta, Pejabat SKPD Lingkup Pemprov, jajaran anggota DPRD Riau.
Pelantikan Septina ini diwarnai aksi unjukrasa dari kelompok Pemuda dan Mahasiswa yang meminta DPRD membatalkan pelantikan tersebut dengan alasan etika.
Massa yang menamakan diri Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Peduli Riau (GPMPR) tak setuju Septina selaku istri sah dari Rusli Zainal yang saat ini menjadi terpidana kasus korupsi.
"Batalkan! Tak etis jabatan itu dipegang oleh Istri terpidana korupsi," kata Koordinator Lapangan GPMPR, Supriadi di depan Gedung DPRD Riau Pekanbaru. [red]

