Hamil 4 bulan, IRT di Pekanbaru tewas gantung diri

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Noviana boru Nababan (30), ditemukan tewas gantung diri dirumahnya di Perumahan Mutiara Palas Permai Blok M Jalan Sri Palas Kecamatan Rumbai, Selasa (18/10/16) sekitar pukul 10.00 wib.
Kapolsek Rumbai AKP Henni Irawati SH mengatakan, kematian Noviana ini diketahui pertama kali oleh sang suami, Darwin Sipayung (33).
Kepada polisi, Darwin mengaku, saat masuk ke kamar, Ia melihat istrinya telah gantung diri. Melihat itu, Darwin lalu berteriak meminta bantuan tetangga dan menurunkan jasad sang istri dari gantungannya.
Polisi yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi korban dan mengidentifikasinya untuk selanjutnya di bawa ke RSUD Arifin Ahmad untuk dilakukan visum et revertum.
Dijelaskan Henni, dari hasil olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun, dari hasil visum, korban diketahui sedang hamil 4 bulan.
"Berdasarkan hasil olah TKP, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban tewas murni karena bunuh diri," terang Henni.
Peristiwa ini masih dalam penyelidikan, beberapa warga termasuk suaminya sendiri tetap kita mintai keterangannya.
"Dari keterangan awal saksi menyebutkan diduga korban sedang ada masalah dalam rumah tangganya. Dugaan kuat, cemburu menjadi faktor, hingga korban nekat mengakhiri hidupnya," pungkas Henni. [red]

