Untung ada polisi, Maling HP di Pekanbaru nyaris sekarat dihajar warga

Untung ada polisi, Maling HP di Pekanbaru nyaris sekarat dihajar warga

ilustrasi

‎Beritariau.com, Pekanbaru - Berlin Sitorus hanya mampu mengucapkan kata-kata "Ampun dan Maaf" sambil menerima serangan pukulan dan tendangan dari warga sekitar Jalan Satria Gang Toba Kecamatan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Selasa (18/10/16) pagi sekitar pukul 07.30 wib.‎

Jika tak ada petugas polisi yang kebetulan sedang melintas, mungkin dirinya bakal sekarat akibat luapan emosi warga.‎

Berlin dihajar akibat ulahnya nekad mencuri handphone (HP) milik warga setempat pada pagi itu. Ia kepergok pemilik rumah saat akan membawa HP curiannya itu. ‎Kontan saja, pemilik rumah berteriak maling.

Dalam hitungan detik, para tetangga dan warga sekitar berdatangan membantu menangkap pelaku.‎ Walau sempat berusaha kabur dan membuang HP yang dicurinya, Berlin nyaris menjadi bulan-bulanan warga.

‎Beruntung pada saat bersamaan dua orang personel Sat Lantas dari Polresta Pekanbaru yang bertugas di Pos Gurindam IV Pasar Pagi Arengka, Brigadir Iskandar dan Briptu Boya melihat peristiwa tersebut.

‎Dengan sigap, kedua personil Lantas itu langsung mengamankan pelaku dari amukan massa.

Bersama tersangka polisi juga mengamankan barang bukti satu unit handphone dan sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setiawan membenarkan kejadian tersebut.

‎"Benar, dua orang personil kita tadi pagi berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian. Tersangka berikut barang buktinya langsung diserahkan ke Polsek Bukit Raya," kata Budi. [red]‎