Usai diperas, foto syur Guru di Inhu disebar di Facebook

Usai diperas, foto syur Guru di Inhu disebar di Facebook

ilustrasi

Beritariau.com, Inhu - ED, seorang guru wanita di Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melapor ke kepolisian lantaran tak terima foto syurnya disebar ke jejaring media sosial Facebook (FB).

Kuat dugaan, penyebaran itu dilakukan oleh seorang pria yang sebelumnya diduga memeras dirinya. Pria itu pernah meminta uang sebesar Rp10 juta agar foto itu tak disebar.

Namun, kala itu, ED menolak membayar. TW, suami ED pun melaporkan kasus ke Polres Inhu. TW tak senang dengan ulah dari pelaku yang telah mencemarkan nama baik istrinya di sosial media. Berbekal laporan itu, kepolisian bergerak cepat.

"Laporan suami korban telah diterima," ungkap Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Sabtu (15/10/16).

Dijelaskannya, korban mengetahui fotonya disebar melalui dua sahabat korban yang juga berprofesi sebagai guru. Keduanya telah lebih dahulu mengetahui dan meyakini bahwa foto perempuan dalam sosial media adalah ED.

Foto tak pantas ini telah diketahui rekan korban sejak Kamis (13/10/16) lalu. Melihat foto itu, dua guru ini langsung memberitahukan kepada korban.

Kepala polisi, ED mengaku si pelaku beberapa kali meminta uang sebesar Rp10 juta agar foto itu tak disebar. Namun, ED tak sanggup membayar. Ia hanya mengirimkan sebesar Rp2 juta.

Tak puas, si pelaku terus mendesak korban agar mengirimkan sisa uang Rp8 juta.

"Kita sedang menyelidiki pemilik akun Facebook penyebar itu," tambah Guntur. [red]‎