Daprianto Pimpin Kadin Kampar hingga 2028, Siap Perkuat UMKM dan Tarik Investasi

Beritariau.com, Bangkinang -- Daprianto resmi ditetapkan sebagai Pejabat (Pj) Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kampar untuk melanjutkan sisa masa bakti kepengurusan periode 2023–2028. Ia membawa harapan agar Kadin semakin solid dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui penguatan UMKM, investasi, dan kolaborasi dengan pemerintah.
Penetapan Daprianto dilakukan melalui Rapat Pleno Konsolidasi Organisasi Kadin Kabupaten Kampar pada Kamis (15/10/2026). Rapat yang berlangsung di salah satu kafe di Bangkinang Kota tersebut dihadiri jajaran pengurus dan dipimpin Ketua Umum Kadin Provinsi Riau H Masudi, yang diwakili Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan H Asmu'i Irawan, didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Ekonomi Daerah H Rinto Pramono.
Dalam rapat pleno tersebut, para pengurus yang hadir bermusyawarah dan menyepakati Daprianto, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK), untuk mengemban amanah sebagai Pj Ketua Kadin Kampar.
Sebelum penetapan, Rinto Pramono yang juga mantan Ketua Kadin Kampar menyampaikan sejumlah hal terkait dinamika organisasi yang melatarbelakangi pelaksanaan rapat konsolidasi.
Ia berharap Daprianto mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi dengan penuh semangat serta pengabdian hingga berakhirnya masa bakti kepengurusan.
Dorong Investasi dan Penguatan UMKM
Usai ditetapkan, Daprianto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan jajaran pengurus. Ia mengajak seluruh elemen organisasi untuk bersama-sama menjaga soliditas dan menjalankan roda organisasi secara optimal.
"Mari kita secara bersama-sama menjalankan roda organisasi dengan tugas dan tanggung jawab sebagai pengurus Kadin Kampar sisa masa bakti kepengurusan periode 2023–2028," ujar Daprianto, Minggu (18/10/2026).
Menurutnya, Kadin memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan ekonomi daerah. Karena itu, pengurus Kadin Kampar diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten.
Ia juga menekankan pentingnya menindaklanjuti pesan Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengenai penguatan ekonomi daerah agar potensi yang dimiliki Kampar dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang konkret.
Daprianto menilai investasi, teknologi, dan inovasi perlu terus didorong masuk ke daerah. Potensi tersebut harus dimanfaatkan untuk membuka kesempatan usaha, memperluas aktivitas ekonomi, dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
"Kita kawal investasi, teknologi, dan inovasi yang harus mengalir ke daerah kita. Ayo kita manfaatkan peluang dan kesempatan yang ada dengan segala kemampuan serta potensi yang kita miliki lewat organisasi Kadin Kampar," ajaknya.
Ia secara khusus menyoroti peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu fokus utama Kadin. Menurutnya, pelaku UMKM perlu mendapat kesempatan lebih luas untuk terlibat dalam rantai pasok industri besar sehingga dapat berkembang dan memiliki daya saing lebih kuat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kadin Kampar perlu membangun kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah. Dengan demikian, potensi ekonomi lokal tidak berhenti pada pemetaan peluang, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Satukan Pengurus, Wujudkan Kadin MAPAN
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Daprianto menegaskan pentingnya memperkuat persatuan di internal organisasi. Ia berharap seluruh pengurus, asosiasi, himpunan, dan anggota luar biasa dapat berkontribusi dalam membangun Kadin Kampar yang semakin solid dan inklusif.
Menurutnya, konsolidasi organisasi menjadi momentum untuk menyatukan pandangan, membahas potensi daerah, serta merumuskan langkah strategis dalam memperkuat UMKM, menarik investasi, dan meningkatkan ekonomi kerakyatan.
Daprianto optimistis, melalui kerja bersama dan kolaborasi lintas sektor, Kadin Kampar dapat menjadi organisasi yang mampu merangkul berbagai kalangan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.
"Dengan bersatu, Kadin Kampar ke depannya dapat mewujudkan Kadin yang MAPAN. Kadin yang inklusif, merangkul semua pihak, dan menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi nasional dari daerah untuk Indonesia," tegasnya.
Ia berharap sisa masa bakti kepengurusan 2023–2028 dapat dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi dan menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap perkembangan dunia usaha di Kabupaten Kampar.
Melalui kepemimpinan baru ini, Kadin Kampar diharapkan semakin berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal, memperluas peluang investasi, serta mendorong UMKM agar mampu mengambil bagian dalam pertumbuhan industri dan perekonomian daerah. (*)

