Kampanye B2SA di Inhil, Katerina Susanti Herman Dorong Pemenuhan Gizi dan Tumbuh Kembang Anak

Kampanye B2SA di Inhil, Katerina Susanti Herman Dorong Pemenuhan Gizi dan Tumbuh Kembang Anak

Beritariau.com, TEMBILAHAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Katerina Susanti Herman, mendorong penguatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak melalui Gerakan Kampanye Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Goes to School di SMA Negeri Tuah Gemilang, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pola konsumsi pangan sehat dan pemenuhan kebutuhan gizi, terutama bagi anak-anak yang mengalami stunting.

Dalam kegiatan itu, Katerina menegaskan bahwa kualitas kesehatan dan sumber daya manusia pada masa mendatang sangat ditentukan oleh kebiasaan hidup sehat yang dibangun sejak dini, termasuk dalam memilih makanan sehari-hari.

Ia mengajak masyarakat membiasakan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sebagai langkah mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.

“Karena itu, mari kita mulai dari hal-hal sederhana, seperti memilih makanan yang sehat, mengonsumsi pangan yang beragam, memperbanyak makanan bergizi, serta mengurangi kebiasaan mengonsumsi makanan yang kurang sehat,” ujarnya.

Menurut Katerina, pemenuhan gizi anak membutuhkan perhatian bersama dan tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Keterlibatan keluarga, lingkungan sekolah, tenaga kesehatan, serta pemerintah daerah diperlukan untuk membangun kebiasaan makan sehat dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Karena itu, ia mendorong penguatan sinergi antara TP PKK, pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak terkait agar edukasi mengenai gizi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Sinergi antara TP PKK, pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak terkait perlu terus ditingkatkan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat,” tambahnya.

Panen Lele untuk Dukung Pemenuhan Gizi Anak

Kampanye B2SA tersebut juga diisi dengan kegiatan panen ikan lele hasil budidaya Puskesmas. Ikan lele yang dipanen kemudian dibagikan kepada anak-anak yang mengalami stunting sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi mereka.

Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran mengenai pemanfaatan sumber pangan lokal yang dapat menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemijatan bagi anak-anak stunting sebagai bagian dari pelayanan yang diselenggarakan dalam kegiatan tersebut.

Melalui kampanye B2SA, TP PKK Inhil berharap kesadaran mengenai pentingnya konsumsi pangan sehat semakin meningkat, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Edukasi gizi dan dukungan lintas sektor diharapkan dapat terus diperkuat agar pemenuhan kebutuhan gizi anak mendapat perhatian berkelanjutan, terutama bagi mereka yang membutuhkan pendampingan khusus dalam tumbuh kembangnya. (*)