Pemko Dumai Jajaki Investasi Sampah Jadi Energi, Gandeng Investor Belanda

Beritariau.com, DUMAI -- Pemerintah Kota Dumai mulai menjajaki peluang investasi pengolahan sampah menjadi energi dengan melibatkan investor asal Belanda. Langkah ini menjadi salah satu upaya mencari alternatif penanganan sampah yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan di Kota Dumai.
Penjajakan tersebut dilakukan melalui pertemuan antara Pemko Dumai, anggota DPD RI Abdul Hamid, serta perwakilan investor dari ODC Energy dan Harvest Waste asal Belanda. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Dumai, Rabu (14/10/2026).
Wali Kota Dumai diwakili Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Hermanto Usman. Pertemuan ini menjadi tahap awal untuk membahas potensi kerja sama investasi dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sampah di daerah tersebut.
Hermanto menyampaikan apresiasi kepada anggota DPD RI Abdul Hamid yang telah memfasilitasi pertemuan antara pemerintah daerah dan pihak investor. Menurutnya, kolaborasi lintas pihak diperlukan untuk membuka peluang penanganan persoalan persampahan melalui pendekatan yang lebih inovatif.
"Pengelolaan sampah membutuhkan perhatian dan kolaborasi dari berbagai pihak. Karena itu, peluang investasi dan pemanfaatan teknologi pengolahan sampah perlu dikaji secara cermat agar dapat mendukung penanganan persampahan sekaligus memberikan nilai tambah bagi Kota Dumai," sebutnya.
Melalui pertemuan tersebut, Pemko Dumai berharap penjajakan dengan investor dapat membuka alternatif pengolahan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan timbunan, tetapi juga berpotensi menghasilkan energi dan memberikan manfaat ekonomi.
Meski demikian, peluang investasi tersebut masih berada pada tahap penjajakan. Pemko Dumai menegaskan bahwa rencana pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi perlu dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan kebutuhan daerah serta ketentuan yang berlaku.
Kajian tersebut menjadi penting untuk memastikan teknologi yang ditawarkan sesuai dengan karakteristik sampah, kebutuhan operasional, kemampuan pembiayaan, serta dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan.
Pemanfaatan sampah sebagai sumber energi berpotensi menjadi salah satu pilihan dalam pengembangan sistem persampahan yang lebih terintegrasi. Namun, penerapannya membutuhkan perencanaan matang agar manfaat yang dihasilkan sejalan dengan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Kepala UPT Persampahan, Sekretaris Bappeda, serta perwakilan Bagian Kerja Sama.
Pemko Dumai berharap penjajakan investasi tersebut dapat berlanjut ke pembahasan teknis sehingga tersedia pilihan solusi yang realistis untuk mendukung pembenahan pengelolaan sampah di Kota Dumai. (*)

