Usulkan 400 Sekolah ke Pusat, Plt Bupati Kuansing Perjuangkan Revitalisasi SDN 002

Usulkan 400 Sekolah ke Pusat, Plt Bupati Kuansing Perjuangkan Revitalisasi SDN 002

Beritariau.com, TELUK KUANTAN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, memperjuangkan tambahan bantuan revitalisasi sekolah kepada pemerintah pusat menyusul belum tuntasnya pembangunan kembali ruang kelas SDN 002 Teluk Kuantan yang terdampak kebakaran.

Dari empat ruang kelas yang sebelumnya terbakar, hingga Selasa (13/10/2026), baru satu ruang kelas yang dibangun kembali. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Kuansing mengupayakan tambahan dukungan agar fasilitas pendidikan yang rusak dapat segera dipulihkan dan kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih optimal.

Upaya itu disampaikan Muklisin saat meninjau progres revitalisasi SDN 002 Teluk Kuantan bersama Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Dr. Nilam Suri, Selasa siang. Peninjauan dilakukan setelah keduanya menghadiri kegiatan Porseni IGTK-PGRI tingkat Provinsi Riau.

Dalam kunjungan tersebut, Muklisin didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing, H. Herizon, S.Pd.SD., M.M. Ia berharap BPMP Provinsi Riau dapat membantu memperjuangkan usulan tambahan revitalisasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Kita berharap melalui Ibu Kepala BPMP Provinsi Riau, usulan penambahan revitalisasi ini bisa diperjuangkan ke pemerintah pusat. Sebelumnya ada empat ruang kelas yang terbakar, tetapi baru satu ruang kelas yang dibangun. Tentu kita berharap ruang kelas lainnya juga mendapat perhatian agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih baik,” ujar Muklisin.

Menurutnya, pemulihan fasilitas sekolah yang terdampak kebakaran perlu menjadi perhatian agar siswa dapat belajar di lingkungan yang aman dan nyaman. Karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan ruang kelas yang hingga kini belum tertangani.

Persoalan revitalisasi SDN 002 Teluk Kuantan juga menjadi bagian dari kebutuhan peningkatan infrastruktur pendidikan di Kuansing secara lebih luas. Muklisin mengungkapkan, pemerintah kabupaten telah mengusulkan sekitar 400 sekolah kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah agar memperoleh bantuan perbaikan dan revitalisasi.

Jumlah usulan tersebut mencerminkan besarnya kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di daerah. Pemerintah kabupaten berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat penanganan sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan, sehingga proses pembelajaran tidak terkendala kondisi fasilitas yang kurang memadai.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala BPMP Provinsi Riau, Dr. Nilam Suri, menyatakan akan memperjuangkan usulan Pemerintah Kabupaten Kuansing sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.

Muklisin mengapresiasi perhatian Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta BPMP Provinsi Riau terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kuansing.

Ia berharap koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus diperkuat agar semakin banyak sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi, terutama sekolah yang membutuhkan penanganan mendesak.

“Terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat serta BPMP Provinsi Riau yang telah turun langsung melihat kondisi sekolah di Kuansing. Semoga melalui sinergi ini, semakin banyak sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi, sehingga anak-anak kita bisa belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak,” tutup Muklisin.

Pemkab Kuansing berharap usulan tambahan revitalisasi tersebut dapat ditindaklanjuti sehingga pembangunan ruang kelas SDN 002 Teluk Kuantan dapat berlanjut. Di sisi lain, usulan perbaikan terhadap ratusan sekolah lainnya diharapkan memperoleh perhatian untuk mendukung pemerataan fasilitas pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kuansing. (*)