Wabup Misharti Dorong IDAQU Perkuat Pendidikan Santri Kampar, 124 Pesantren Jadi Potensi Besar

Wabup Misharti Dorong IDAQU Perkuat Pendidikan Santri Kampar, 124 Pesantren Jadi Potensi Besar

Beritariau.com, Payakumbuh -- Wakil Bupati Kampar, Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menghadiri rapat senat terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan X Institut Darul Qur'an (IDAQU) Payakumbuh di Mangkuto Hotel Payakumbuh, Rabu (30/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Misharti menilai keberadaan IDAQU memiliki potensi besar dalam memperkuat pendidikan berbasis keagamaan, khususnya bagi para lulusan pesantren di Kabupaten Kampar.

Menurutnya, Kampar memiliki potensi sumber daya manusia yang besar dari lingkungan pendidikan pesantren. Saat ini terdapat sebanyak 124 pesantren yang terus berkembang di Kabupaten Kampar.

Kondisi tersebut, kata Misharti, menjadi peluang bagi IDAQU untuk hadir sebagai salah satu pilihan pendidikan lanjutan bagi para santri setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

"IDAQU ini merupakan harapan kita semua. Di Kabupaten Kampar ada 124 pesantren yang bertumbuh dan lulusannya tentunya akan melirik IDAQU ini untuk melanjutkan pendidikan mereka," ujar Misharti.

Ia juga menyambut baik kedatangan jajaran pengurus IDAQU ke Kabupaten Kampar untuk membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan.

Misharti berharap kerja sama tersebut dapat menjadi langkah bersama dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda yang memiliki latar belakang pendidikan keagamaan.

"IDAQU ini merupakan potensi besar. Tentunya kami menyambut kedatangan pengurus IDAQU ke Kampar, guna menjalin kerja sama yang baik untuk mencerdaskan anak-anak bangsa kita," harapnya.

Pada kesempatan itu, Misharti juga menyampaikan ucapan tahniah kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.

Ia berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di IDAQU tidak berhenti pada lingkungan kampus, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Misharti meminta para lulusan mampu tampil dan mengambil peran positif di tengah masyarakat, menjaga nilai-nilai agama, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

"Berbuat baiklah di tengah masyarakat, lakukan hal yang positif, aplikasikan ilmu yang didapat untuk menjaga nilai agama di tengah-tengah masyarakat," pesannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito, SH., MH., mengatakan Payakumbuh dan daerah sekitarnya memiliki tradisi keilmuan dan keulamaan yang cukup kuat.

Ia berharap IDAQU mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan, tetapi juga memahami nilai dan batas-batas yang harus dijaga dalam kehidupan.

"IDAQU diharapkan bisa melahirkan pemimpin yang ilmuan dan mengerti dengan batas-batas yang tidak boleh dia langgar," ujarnya.

Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito, SH., MH., Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Staf Ahli Erizon, perwakilan Kopertais Wilayah VI Muhammad Fadli, Ketua Yayasan Yose Rizal, Rektor IDAQU Dr. Ahmad Deski, serta jajaran Yayasan dan Institut Darul Qur'an Payakumbuh.

Wisuda Sarjana Angkatan X IDAQU tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk membawa ilmu yang diperoleh selama masa pendidikan ke tengah masyarakat sekaligus mengambil peran dalam pembangunan berbasis nilai-nilai keagamaan. (*)