Dari Kelas Jauh Jadi Sekolah Induk Permanen, SDN 012 Rantau Kasih Direvitalisasi Rp1,95 Miliar

Dari Kelas Jauh Jadi Sekolah Induk Permanen, SDN 012 Rantau Kasih Direvitalisasi Rp1,95 Miliar

Beritariau.com, Kampar -- Perjalanan UPT SDN 012 Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, memasuki babak baru. Sekolah yang sebelumnya berstatus kelas jauh kini telah bertransformasi menjadi sekolah induk permanen.

Perubahan status tersebut berlangsung sejak 2025, setelah sebelumnya berstatus sebagai kelas jauh pada 2021. Transformasi ini sekaligus diikuti dengan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan.

Revitalisasi SDN 012 Rantau Kasih mendapat dukungan melalui program Pemerintah yang bersumber dari APBN dengan nilai bantuan mencapai Rp1.955.056.486.

Pembangunan tersebut dilaksanakan selama 150 hari, terhitung mulai 14 Juli hingga 14 Desember 2026.

Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti mengatakan, revitalisasi tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap pemerataan pembangunan pendidikan, termasuk sekolah yang berada di wilayah dengan tantangan pembangunan.

Saat meninjau sekolah tersebut, Misharti menyampaikan apresiasi atas kerja sama berbagai pihak sehingga SDN 012 Rantau Kasih mendapatkan bantuan revitalisasi.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan komunikasi yang baik, kita dapat mewujudkan SDN Rantau Kasih mendapatkan bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari APBN,” ujar Misharti.

Bukan Sekadar Bangunan

Misharti menegaskan, revitalisasi sekolah tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik. Menurutnya, peningkatan fasilitas pendidikan merupakan investasi untuk masa depan generasi Kabupaten Kampar.

“Tentunya Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan. Revitalisasi sekolah bukan hanya pembangunan gedung, tetapi merupakan investasi untuk masa depan anak-anak kita,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah, guru, masyarakat, anggota DPRD, serta seluruh pihak yang ikut mendorong pembangunan SDN 012 Rantau Kasih.

Menurutnya, berbagai kendala yang sebelumnya menghambat pembangunan dapat dicarikan solusi melalui koordinasi dan sinergi antarpihak.

“Berbagai kendala yang sebelumnya kita hadapi dapat kita carikan jalan keluarnya melalui koordinasi dan kerja sama yang baik. Ini menunjukkan bahwa ketika semua pihak bersinergi, pembangunan pendidikan dapat kita wujudkan,” ungkapnya.

Pemkab Dorong Pemerataan Pendidikan

Revitalisasi SDN 012 Rantau Kasih menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kampar mendorong pemerataan pembangunan pendidikan.

Misharti menegaskan pemerintah daerah akan terus berupaya agar tidak ada sekolah yang tertinggal, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun kualitas pelayanan pendidikan.

Dukungan juga disampaikan Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno. Ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang menjadikan pembangunan dan peningkatan kualitas sarana pendidikan sebagai perhatian penting.

Menurut Eko, revitalisasi SDN 012 Rantau Kasih dapat menjadi momentum untuk mempercepat pemerataan pembangunan pendidikan, terutama bagi sekolah yang selama ini menghadapi keterbatasan fasilitas.

“Revitalisasi SDN 012 Rantau Kasih diharapkan tidak hanya menjadi pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak, aman dan berkualitas bagi generasi penerus Kabupaten Kampar,” ujarnya.

Transformasi dari kelas jauh menjadi sekolah induk permanen, ditambah revitalisasi sarana pendidikan, diharapkan semakin memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat Desa Rantau Kasih dan sekitarnya. (*)