MTQ ke-47 Tempuling Semarak, Pawai Ta’aruf dan Bazar Dorong Syiar Islam hingga Ekonomi Kerakyatan

Beritariau.com, Indragiri Hilir -- Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 tingkat Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), berlangsung semarak. Rangkaian kegiatan diawali pawai ta’aruf dan pembukaan stan bazar yang melibatkan masyarakat, Sabtu (26/9/2026).
Suasana semakin meriah dengan penampilan Joget Mande yang menjadi bagian dari rangkaian pembukaan kegiatan.
Bupati Inhil H Herman diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, TM Syaifullah, secara resmi melepas pawai ta’aruf sekaligus membuka stan bazar MTQ ke-47 Kecamatan Tempuling.
Pawai ta’aruf menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus momentum memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menyambut pelaksanaan MTQ.
Tidak hanya bernuansa keagamaan, rangkaian kegiatan juga mengangkat unsur budaya lokal melalui penampilan Joget Mande. Kehadiran kesenian tersebut memberikan warna tersendiri sebelum peserta mengikuti pawai ta’aruf.
Bazar Jadi Ruang Promosi Produk Masyarakat
MTQ ke-47 Kecamatan Tempuling tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan. Panitia juga menghadirkan bazar yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan berbagai produk lokal.
Beragam produk kerajinan hingga hasil industri rumah tangga ditampilkan dalam stan bazar. Kehadiran bazar diharapkan dapat membantu memperluas promosi sekaligus membuka peluang pasar bagi pelaku usaha kecil di Kecamatan Tempuling.
Dalam sambutan Bupati Inhil yang dibacakan TM Syaifullah, disampaikan bahwa MTQ memiliki arti penting dalam meningkatkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
“MTQ yang akan kita laksanakan memiliki arti yang sangat penting, terutama untuk meningkatkan kecintaan kita umat Islam kepada kitab suci Al-Qur’an,” ujarnya.
Menurutnya, perpaduan antara pawai ta’aruf, kegiatan keagamaan, budaya, dan bazar menunjukkan bahwa MTQ dapat menjadi momentum yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan untuk memeriahkan MTQ, tetapi juga mampu memberikan dampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Harapan saya, kegiatan pawai ta’aruf dan bazar ini tidak hanya menyemarakkan syiar Islam dan memeriahkan MTQ, tetapi juga bermanfaat dalam mendorong kemajuan ekonomi kerakyatan,” kata Bupati.
Perkuat Silaturahmi dan Peluang Usaha
Keberadaan bazar diharapkan semakin memperkenalkan produk masyarakat kepada pengunjung sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil dan industri rumah tangga untuk mengembangkan usahanya.
Di sisi lain, rangkaian pawai ta’aruf menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan di tingkat kecamatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Inhil Trio Beni Putra, Kabag Kesra Ahmadi, Camat Tempuling, unsur Forkopimcam Kecamatan Tempuling serta sejumlah undangan lainnya.
MTQ ke-47 Kecamatan Tempuling selanjutnya menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, menjaga nilai-nilai kebersamaan sekaligus menggerakkan potensi ekonomi lokal. (*)

