Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni Tegaskan Promosi Jabatan Bukan karena Cari Muka

Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni Tegaskan Promosi Jabatan Bukan karena Cari Muka

Beritariau.com, Siak — Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan promosi dan penempatan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak tidak ditentukan oleh kedekatan personal dengan pimpinan. Kinerja, kompetensi, dan manajemen talenta menjadi dasar utama dalam pengembangan karier aparatur.

Penegasan itu disampaikan Afni saat melantik dan mengambil sumpah 83 pejabat administrator, pejabat pengawas, dan kepala puskesmas di lingkungan Pemkab Siak di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat Abdi Praja, Selasa (1/9/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Siak Syamsurizal dan Ketua TP PKK Kabupaten Siak Siti Sarifah.

Dalam arahannya, Afni meminta para pejabat yang baru dilantik mengubah pola pikir dalam menjalankan amanah jabatan.

Menurutnya, jabatan bukan sarana membangun kedekatan dengan atasan, melainkan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jangan menjadi pengabdi kepada pimpinan. Bekerja dan mengabdilah kepada masyarakat, berikan pelayanan terbaik. Jalankan tugas dengan sungguh-sungguh demi masyarakat Kabupaten Siak yang kita cintai ini,” tegas Afni.

Ia menilai masih ada anggapan bahwa ASN harus melakukan pendekatan personal kepada pimpinan jika ingin mendapatkan promosi jabatan.

Afni memastikan pola tersebut tidak menjadi dasar dalam menentukan penempatan maupun promosi pejabat di era kepemimpinannya.

“Hari ini kita berusaha, rumusnya untuk bisa mendapatkan jabatan bukan mencari muka. Kinerja Bapak Ibu semuanya akan menjadi bahan evaluasi berkala kami. Kinerja bagus, target tercapai, Anda hanya tinggal menunggu waktu saja untuk dipromosikan,” ujarnya.

Afni mengatakan Pemkab Siak akan terus menerapkan manajemen talenta ASN untuk membangun birokrasi yang profesional, objektif, dan berbasis kompetensi.

Capaian kinerja setiap pejabat akan menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan pengembangan karier maupun keberlanjutan jabatan.

Karena itu, Afni mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak terlena dengan posisi yang telah diberikan. Setiap kinerja akan dipantau dan dievaluasi secara berkala.

“Kita akan terus mengevaluasi, melihat, dan memantau perkembangan Bapak Ibu sekalian. Hari ini seluruh instrumen pengawasan sudah berbasis digital. Semuanya sudah jelas dan terukur,” kata Afni.

Ia berharap sistem penataan jabatan berbasis kinerja, kompetensi, dan manajemen talenta dapat mendorong terciptanya birokrasi Pemkab Siak yang semakin profesional serta berorientasi pada pelayanan publik. (*)