UIN Suska Riau Gelar Istighosah, Perkuat Persatuan dan Semangat Pengabdian

Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menggelar kajian rutin bulanan sekaligus istighosah bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Jamiah UIN Suska Riau, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka: Bersyukur atas Nikmat Kemerdekaan, Bermunajat untuk Keselamatan Bangsa”. Seluruh unsur pimpinan serta civitas akademika UIN Suska Riau turut hadir dalam kegiatan yang menghadirkan penceramah Dr. H. Zulkarnain Umar, S.Pi., Lc., M.Si., M.Ag.
Rektor UIN Suska Riau Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti MS., S.E., M.Si., Ak. CA, dalam sambutannya mengajak seluruh civitas akademika menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat rasa syukur atas kemerdekaan yang telah dinikmati selama 81 tahun.
Menurutnya, rasa syukur atas kemerdekaan tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Prof. Leny menekankan, implementasi rasa syukur tersebut harus tercermin dalam seluruh lini kehidupan kampus. Bagi jajaran pimpinan, rasa syukur dapat diwujudkan melalui tata kelola institusi yang baik atau good governance, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan amanah.
Sementara bagi para pendidik dan dosen, rasa syukur diwujudkan dengan memberikan pelayanan pendidikan yang amanah dan profesional. Hal tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mempersiapkan generasi yang berkualitas.
Sementara itu, Dr. H. Zulkarnain Umar dalam tausiyahnya mengajak civitas akademika memaknai kemerdekaan tidak hanya dari perspektif kebangsaan, tetapi juga dari sisi spiritual.
Ia menyampaikan bahwa kemerdekaan merupakan nikmat dan anugerah Allah SWT yang harus disyukuri sekaligus dijaga. Rasa syukur tersebut, menurutnya, perlu diwujudkan dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga persatuan.
Ia juga mengingatkan bahwa keberlangsungan keselamatan dan keberkahan suatu bangsa sangat bergantung pada kesungguhan masyarakat dalam menjaga persatuan dan menghindari sikap kufur nikmat.
Di lingkungan perguruan tinggi, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan kontribusi nyata bagi kemajuan umat serta bangsa.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istighosah dan doa bersama. Dalam suasana khusyuk, seluruh civitas akademika memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa, sekaligus memohon agar persatuan Indonesia tetap terjaga dari berbagai ancaman perpecahan dan bencana.
Doa bersama tersebut juga menjadi momentum untuk meneguhkan ikhtiar menuju Indonesia yang semakin maju, sejahtera, dan penuh keberkahan.
Melalui kegiatan ini, UIN Suska Riau berharap silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah di lingkungan kampus semakin erat. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga diharapkan dapat membangkitkan semangat seluruh ASN dan civitas akademika untuk menjalankan amanah pengabdian secara profesional, penuh integritas, dan dilandasi nilai-nilai keagamaan.
Dengan demikian, peringatan kemerdekaan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pengabdian, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan kemaslahatan masyarakat. (*)

