50 Hari Mengabdi di Bantan, 28 Mahasiswa UGM Kembali ke Yogyakarta

Beritariau.com, Bantan -- Setelah 50 hari menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, sebanyak 28 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Tim KKN-PPM UGM Binar Bengkalis resmi mengakhiri kegiatan mereka di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Selama menjalankan KKN, para mahasiswa ditempatkan di tiga desa, yakni Desa Bantan Air, Desa Mentayan, dan Desa Teluk Papal. Berbagai program pengabdian dilaksanakan selama berada di tengah masyarakat.
Kegiatan penarikan mahasiswa berlangsung di Kantor Camat Bantan pada Jumat (7/8/2026). Acara tersebut dihadiri Sekretaris Camat Bantan Mhd. Yogi A. Kurniawan, Pj. Kepala Desa Mentayan Honest Nazaldi, serta Koordinator Mahasiswa Unit (Kormanit) Tim KKN-PPM UGM Binar Bengkalis, Shalfa Yalsah Putri Ressanda.
Dalam kegiatan tersebut, tim mahasiswa menyerahkan laporan pelaksanaan KKN sekaligus menandatangani berkas penarikan. Acara juga diisi dengan penyerahan kenang-kenangan serta pemaparan hasil kegiatan selama 50 hari berada di Kecamatan Bantan.
Rangkaian penarikan kemudian ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa KKN-PPM dengan jajaran Kecamatan Bantan dan pemerintah desa.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir, 28 mahasiswa tersebut bertolak kembali ke Kota Yogyakarta pada Minggu (9/8/2026).
Tim KKN-PPM UGM Binar Bengkalis dipimpin Shalfa Yalsah Putri Ressanda sebagai Kormanit. Dalam tim tersebut juga terdapat sejumlah koordinator kluster dan subunit, yakni Razzaqi Zaidan Athallah sebagai Kormater Saintek, Kevin sebagai Kormater Soshum, Alfin Dwiputra sebagai Kormater Agro, serta Hannani ‘Iffah Sabrina sebagai Kormater Medika.
Sementara itu, koordinator subunit masing-masing wilayah terdiri atas Intan Kirana Maharani untuk Desa Bantan Air I, Muhammad Hakil Azzam untuk Desa Bantan Air II, Helmy Rizqi Yanuar untuk Desa Mentayan, dan Farhani Diah Novrilla untuk Desa Teluk Papal.
Selama pelaksanaan KKN, seluruh mahasiswa berkolaborasi menjalankan program sesuai bidang keilmuan dan kebutuhan masyarakat di masing-masing desa. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi sekaligus meninggalkan pengalaman dan manfaat bagi masyarakat setempat.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, pengabdian 28 mahasiswa UGM di Kecamatan Bantan selama 50 hari resmi ditutup. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke Yogyakarta untuk meneruskan aktivitas akademik di kampus.
Tim KKN-PPM UGM Binar Bengkalis juga didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Iswari Nur Hidayati. (*)

