Festival Pacu Jalur Kuantan Hilir Resmi Dimulai, 106 Jalur Ikut Berlaga

Festival Pacu Jalur Kuantan Hilir Resmi Dimulai, 106 Jalur Ikut Berlaga

Beritariau.com, Baserah -- Festival Pacu Jalur Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) di Kecamatan Kuantan Hilir resmi dibuka, Kamis (12/8/2026). Sebanyak 106 jalur dari Kabupaten Kuansing dan Indragiri Hulu siap ambil bagian dalam ajang tradisi yang menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Rantau Kuantan tersebut.

Pembukaan festival dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing H. Muklisin di halaman Kantor Camat Kuantan Hilir. Prosesi pembukaan turut dimeriahkan pawai kebudayaan yang melibatkan 14 desa dan dua kelurahan se-Kecamatan Kuantan Hilir.

Dalam pawai tersebut, masing-masing desa dan kelurahan menampilkan berbagai kesenian serta budaya khas daerah. Pertunjukan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian budaya sekaligus memperlihatkan keberagaman tradisi masyarakat Kuantan Hilir.

Ketua Panitia Pelaksana Titus Arianto mengatakan Festival Pacu Jalur Kebudayaan Kuantan Hilir tahun ini diikuti 106 jalur. Peserta tidak hanya berasal dari Kuantan Singingi, tetapi juga Kabupaten Indragiri Hulu.

Jumlah peserta tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap tradisi pacu jalur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kuantan Hilir dan Tradisi Pacu Jalur

Camat Kuantan Hilir Rahman Candra mengatakan wilayahnya memiliki sejarah panjang dalam penyelenggaraan pacu jalur. Tradisi tersebut telah menjadi bagian penting dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.

Karena memiliki karakter serta sejarah yang kuat, pelaksanaan pacu jalur di Kuantan Hilir dikemas dalam bentuk festival kebudayaan tersendiri dan tidak digabungkan dengan rayon kecamatan lainnya.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Kuantan Hilir, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya Festival Pacu Jalur Kebudayaan ini,” ujar Rahman.

Plt Bupati Kuansing H. Muklisin dalam sambutannya mengatakan pacu jalur tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, kekompakan, gotong royong, disiplin, serta semangat untuk mencapai tujuan secara bersama-sama.

Nilai-nilai tersebut, menurut Muklisin, dapat menjadi inspirasi dalam membangun Kabupaten Kuansing.

“Semangat pacu jalur di Rantau Kuantan ini harus menjadi inspirasi bagi kita dalam membangun Kabupaten Kuantan Singingi. Kita harus saling bahu-membahu dan memberikan kontribusi dalam membangun kabupaten ini secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan selama perlombaan berlangsung.

Muklisin meminta peserta tidak berlebihan ketika meraih kemenangan dan tetap menjaga semangat ketika mengalami kekalahan.

“Yang menang jangan jumawa, dan yang kalah jangan patah semangat. Tetap kedepankan semangat kekeluargaan dan persatuan,” pesannya.

Pembukaan festival kemudian ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt Bupati Kuansing H. Muklisin.

Setelah itu, Muklisin menuju Tepian Lobuok Sobae, Baserah, untuk melepas hilir pertama pacu jalur. Pelepasan tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian perlombaan Festival Pacu Jalur Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Riau H. Zulhendri dan Dody Irawan, Ketua IKKS Pekanbaru asal Kuantan Hilir Endrianto Ustha, Asisten II Setda Kuansing Napisman, para staf ahli bupati, kepala OPD, camat, anggota DPRD Kuansing, serta tokoh masyarakat Kuantan Hilir. (*)