Wabup Yuliantini Ajak Warga Inhil Bermunajat demi Keselamatan Daerah

Wabup Yuliantini Ajak Warga Inhil Bermunajat demi Keselamatan Daerah

Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini

Beritariau.com, Tembilahan -- Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar spiritual melalui doa bersama sebagai upaya memohon perlindungan dan keberkahan bagi daerah. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Doa Bersama Tolak Bala yang digelar di halaman Rumah Dinas Wakil Bupati, Jalan Swarna Bumi, Tembilahan, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), alim ulama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indragiri Hilir, Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Tembilahan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Inhil, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.

Rangkaian acara diawali dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan salat hajat, pembacaan Surah Yasin, doa Bulan Safar Tolak Bala, hingga ditutup dengan salat Isya berjamaah.

Dalam sambutannya, Yuliantini mengajak masyarakat menjadikan Bulan Safar sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Menurutnya, doa bersama merupakan bagian dari ikhtiar batin untuk memohon keselamatan, perlindungan, serta keberkahan agar Kabupaten Indragiri Hilir senantiasa dijauhkan dari berbagai bala, bencana, dan musibah.

"Melalui doa bersama ini, mari kita memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Indragiri Hilir senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, serta dijauhkan dari segala bentuk bala dan musibah. Semoga ikhtiar yang kita lakukan malam ini membawa kebaikan bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai," ujar Yuliantini.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyinggung peristiwa serangan monyet yang beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah warga di kawasan Parit 13 dan Parit 14 menjadi korban. Ia mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah berhasil menangkap seekor monyet yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut.

Meski demikian, Yuliantini menegaskan bahwa identitas satwa yang ditangkap masih menunggu hasil identifikasi dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau untuk memastikan apakah benar merupakan satwa yang menyerang warga.

Ia berharap seluruh masyarakat tetap menjaga kebersamaan, meningkatkan kewaspadaan, dan terus mendoakan agar Kabupaten Indragiri Hilir senantiasa menjadi daerah yang aman, damai, sejahtera, serta mendapat perlindungan dari Allah SWT.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan Kabupaten Indragiri Hilir agar menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, senantiasa aman, damai, sejahtera, serta berada dalam lindungan Allah SWT," tutupnya. (*)