Jelang Pacu Jalur 2026, Kuansing Siapkan Pengamanan Berlapis di Tepian Narosa

Jelang Pacu Jalur 2026, Kuansing Siapkan Pengamanan Berlapis di Tepian Narosa

Beritariau.com, Kuansing -- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mematangkan persiapan pengamanan menjelang Festival Pacu Jalur 2026 yang akan digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, pada 19–23 Agustus mendatang. Berbagai langkah antisipasi disiapkan guna memastikan seluruh rangkaian agenda nasional tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk tim khusus yang terdiri dari personel tindak internal, intelijen, dan intelkam Satpol PP Kuansing. Tim ini akan bertugas mendeteksi secara dini serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama penyelenggaraan festival yang setiap tahunnya menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kuansing, Muradi, menegaskan bahwa pengamanan Festival Pacu Jalur menjadi prioritas pemerintah daerah mengingat event budaya tersebut merupakan agenda nasional sekaligus ikon pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi.

"Festival Pacu Jalur merupakan wajah Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat nasional. Karena itu, seluruh personel harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Muradi, Kamis (6/8/2026).

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antarlembaga agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan tanpa hambatan. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pacu Jalur bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kuansing, Rio Kasyterwandra, menjelaskan pembentukan tim tindak internal, intelijen, dan intelkam bertujuan memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan maupun ketertiban umum.

"Dengan terbentuknya tim tindak internal, intelijen, dan intelkam, diharapkan seluruh personel dapat bekerja lebih terarah, profesional, serta responsif terhadap setiap potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya Festival Pacu Jalur 2026," katanya.

Rio menambahkan, Satpol PP Kuansing akan terus memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, BPBD, serta instansi terkait lainnya guna menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan yang akan menyaksikan perlombaan perahu tradisional kebanggaan Kabupaten Kuantan Singingi tersebut.

Melalui pengamanan yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Kuansing berharap Festival Pacu Jalur 2026 dapat berlangsung sukses, memberikan rasa aman kepada seluruh pengunjung, sekaligus semakin mengukuhkan Pacu Jalur sebagai salah satu agenda budaya unggulan Indonesia yang dikenal hingga tingkat internasional. (*)