Menteri Besar Perlis Undang Riau Hadiri Pesta Air Antarabangsa 2026, Perkuat Hubungan Serumpun

Menteri Besar Perlis Undang Riau Hadiri Pesta Air Antarabangsa 2026, Perkuat Hubungan Serumpun

Beritariau.com, Pekanbaru -- Hubungan kerja sama antara Provinsi Riau dan Negeri Perlis, Malaysia, terus diperkuat melalui berbagai agenda budaya dan pariwisata. Salah satunya ditandai dengan undangan resmi dari Menteri Besar Perlis kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk menghadiri Pesta Air Antarabangsa 2026 yang akan digelar pada 4–5 September mendatang.

Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Besar Perlis, Abu Bakar Hamzah, saat melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Abu Bakar Hamzah berharap Plt Gubernur Riau beserta jajaran dapat hadir dalam agenda tahunan yang menjadi salah satu ikon pariwisata Negeri Perlis. Menurutnya, kehadiran delegasi dari Riau akan semakin mempererat hubungan persaudaraan masyarakat serumpun yang selama ini telah terjalin dengan baik.

"Kami secara resmi mengundang Pak Gubernur Riau beserta jajaran untuk hadir pada Pesta Air Antarabangsa di Perlis pada 4–5 September 2026," ujarnya.

Ia menjelaskan, Pesta Air Antarabangsa tidak hanya menjadi ajang promosi sektor pariwisata, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan budaya masyarakat Melayu melalui berbagai kegiatan seni dan tradisi. Kegiatan tersebut juga melibatkan kerja sama dalam kerangka Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) sebagai upaya memperkuat kolaborasi kawasan.

Menurutnya, pelibatan IMT-GT diharapkan mampu menjaga kelestarian budaya dan meningkatkan hubungan antarmasyarakat di kawasan serumpun, khususnya antara Perlis dan Riau.

Menanggapi undangan tersebut, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Negeri Perlis atas undangan yang diberikan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Melayu di tingkat internasional.

SF Hariyanto menjelaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan luar negeri harus mengikuti mekanisme perizinan sesuai ketentuan pemerintah pusat.

"Saya mengucapkan terima kasih atas undangan ini. Tentu sebagai kepala daerah saya harus terlebih dahulu memperoleh izin dari Menteri Dalam Negeri. Insyaallah apabila diizinkan, saya akan hadir," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau siap memperkuat hubungan budaya dengan Negeri Perlis melalui pertukaran partisipasi dalam berbagai kegiatan kebudayaan. Menurutnya, selain menghadiri agenda budaya di Perlis, Pemprov Riau juga akan mengundang Pemerintah Negeri Perlis untuk berpartisipasi dalam berbagai festival budaya yang diselenggarakan di Bumi Lancang Kuning.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan hubungan antara Riau dan Negeri Perlis tidak hanya semakin erat di bidang budaya dan pariwisata, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan ekonomi, pendidikan, dan hubungan masyarakat serumpun di kawasan Asia Tenggara. (*)