77 Lulusan SMA Riau Lolos ITB 2026, Masuk 10 Besar Penyumbang Mahasiswa Baru

77 Lulusan SMA Riau Lolos ITB 2026, Masuk 10 Besar Penyumbang Mahasiswa Baru

Sidang terbuka penyambutan mahasiswa baru ITB 2026 pada Rabu (5/8/2026). Foto: ITB

Beritariau.com Bandung -- Provinsi Riau kembali menunjukkan daya saing di bidang pendidikan nasional. Sebanyak 77 lulusan SMA dari Riau berhasil diterima sebagai mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Tahun Akademik 2026/2027, menempatkan provinsi ini dalam 10 besar daerah penyumbang mahasiswa baru di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Data tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, dalam Sidang Terbuka Penyambutan Mahasiswa Baru ITB yang digelar di Kampus ITB, Rabu (5/8/2026).

Berdasarkan distribusi asal sekolah mahasiswa baru, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni 2.076 orang, disusul DKI Jakarta (1.026 orang), Banten (645 orang), Jawa Tengah (399 orang), Jawa Timur (335 orang), Sumatera Utara (208 orang), Daerah Istimewa Yogyakarta (104 orang), Sumatera Selatan (86 orang), serta Riau dan Sumatera Barat yang masing-masing menyumbang 77 mahasiswa.

ITB juga mencatat bahwa mahasiswa baru tahun ini berasal dari 38 provinsi di Indonesia. Sebanyak 97 mahasiswa berasal dari wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sementara 10 mahasiswa diterima melalui jalur afirmasi pendidikan.

Mahasiswa dari kawasan 3T berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kepulauan Riau, Riau, Aceh, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan.

Selain keberagaman asal daerah, komposisi mahasiswa baru ITB tahun ini juga menunjukkan dominasi mahasiswa laki-laki dengan persentase 57,7 persen, sedangkan mahasiswa perempuan mencapai 43,3 persen.

Meski demikian, sejumlah fakultas justru didominasi mahasiswi. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), misalnya, memiliki mahasiswa baru perempuan hingga 78 persen. Sebaliknya, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) didominasi mahasiswa laki-laki dengan komposisi 81 persen.

ITB juga mencatat mahasiswa termuda tahun ini berusia 15 tahun, yakni Kevin VN Sitanggang dari Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM). Sementara mahasiswa berusia 16 tahun 1 bulan, Aqila Ganita Hijrah, diterima di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB).

Menariknya, dua mahasiswa baru berasal dari wilayah terjauh, yakni Merauke dan Jayawijaya, yang semakin mempertegas keberagaman asal mahasiswa ITB dari berbagai penjuru Indonesia.

Masuknya Riau dalam jajaran 10 besar penyumbang mahasiswa baru ITB menjadi indikator positif meningkatnya kualitas pendidikan menengah di daerah. Capaian ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pelajar Riau untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia daerah. (*)