PPIU M4CR Tanam 1.000 Mangrove di Bengkalis, Rehabilitasi Mangrove Riau Tembus 3.200 Hektare

Beritariau.com, Bengkalis -- Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) Wilayah Riau menanam 1.000 bibit mangrove di Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia. Aksi tersebut sekaligus memperkuat upaya rehabilitasi kawasan pesisir yang hingga kini telah mencapai lebih dari 3.200 hektare di Provinsi Riau.
Desa Deluk dipilih sebagai lokasi penanaman karena berada di kawasan pesisir yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan memiliki tingkat kerawanan abrasi yang cukup tinggi. Melalui Program M4CR, desa tersebut menjadi salah satu lokasi prioritas dengan target rehabilitasi mangrove seluas 13 hektare.
Manager PPIU M4CR Wilayah Riau, M. Arif Fahrurozi, mengatakan Provinsi Riau merupakan salah satu daerah prioritas dalam program rehabilitasi mangrove nasional yang dilaksanakan Kementerian Kehutanan dengan dukungan Bank Dunia.
Menurutnya, hingga 2026, program tersebut telah berhasil memulihkan kawasan mangrove di Riau dengan total luasan lebih dari 3.200 hektare.
"Peringatan Hari Mangrove Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ekosistem mangrove sebagai pelindung alami kawasan pesisir," ujar Arif.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, instansi terkait, serta kelompok masyarakat yang selama ini terlibat aktif dalam pelaksanaan Program M4CR. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan rehabilitasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau yang juga Ketua Harian II Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau dalam memperkuat tata kelola mangrove melalui kolaborasi lintas sektor.
Ia mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah menyelesaikan penyusunan dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove sebagai pedoman pelaksanaan restorasi yang terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh wilayah Riau.
Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan mangrove sebagai benteng alami kawasan pesisir.
Menurutnya, pelestarian mangrove bukan hanya upaya menjaga lingkungan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam menghadapi ancaman abrasi, perubahan iklim, dan menjaga keberlanjutan kehidupan masyarakat di wilayah pesisir.
Melalui aksi penanaman tersebut, PPIU M4CR berharap rehabilitasi mangrove di Riau terus berlanjut dengan dukungan pemerintah, masyarakat, akademisi, dan sektor swasta sehingga mampu memperkuat ketahanan pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove di Provinsi Riau. (*)

