Festival Literasi 2026 Semarakkan HUT ke-242 Pekanbaru, Hadirkan Beragam Lomba dan Pelatihan

Beritariau.com, Pekanbaru – Festival Literasi 2026 kembali digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Berbagai lomba dan kegiatan edukatif disiapkan guna meningkatkan minat baca serta memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Gedung Perpustakaan Tenas Effendy Pekanbaru pada Rabu (17/6/2026) ini menghadirkan beragam perlombaan, mulai dari Lomba Bertutur, Lomba Konten Video, Lomba Resensi Buku, hingga Lomba Perpustakaan Terbaik.
Selain perlombaan, festival juga diramaikan dengan sejumlah pelatihan, termasuk pelatihan menulis artikel yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-242 Kota Pekanbaru.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, mengatakan Festival Literasi merupakan agenda rutin tahunan yang melibatkan pelajar tingkat SD dan SMP se-Kota Pekanbaru.
"Ajang ini rutin dilaksanakan setiap tahun dan diikuti peserta dari jenjang SD hingga SMP di Kota Pekanbaru," ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah perlombaan telah berlangsung sebelum puncak acara. Beberapa di antaranya bahkan telah memasuki tahap pleno dan penilaian oleh dewan juri.
Menariknya, pemenang Lomba Bertutur tingkat Kota Pekanbaru nantinya akan mewakili daerah pada ajang Lomba Bertutur tingkat nasional.
Pada puncak festival, masyarakat juga dapat menikmati berbagai kegiatan literasi, termasuk membaca buku secara bebas serta mengenal program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang terus dikembangkan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Menurut Amin, perpustakaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, festival turut menghadirkan pembekalan bagi bunda literasi tingkat kelurahan dan kecamatan sebagai upaya memperkuat gerakan literasi hingga ke tingkat masyarakat.
Melalui Festival Literasi 2026, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap budaya membaca dan menulis semakin tumbuh, sekaligus menjadikan literasi sebagai fondasi dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. (*)

