Pelacuran di Kelok Indah nodai Serambi Mekkah Riau, ratusan Pemuda Kampar siap bertindak

ilustrasi
Beritariau.com, Kampar - Akibat maraknya tindak pelacuran alias prostitusi di kawasan Kelok Indah Kabupaten Kampar, Gerakan Pemuda Serambi Mekkah (GPSM) mendesak pemerintah agar bertindak. Marwah negeri Serambi Mekkah Riau ini disebu telah dinodai akibat praktek maksiat.
"GPSM siap turun membantu pemerintah untuk memberantas praktek hina yang sangat bertentangan dengan ajaran Ilahi tersebut," tegas Masnus, Ketua GPSM yang juga Imam Mesjid Islamic Center Bangkinang, Sabtu (30/07/16).
Dikatakanya, bahwa GPSM sangat mendukung dan mendorong pemerintah Kabupaten kampar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memberantas aktivitas masiat di wilayah kabupaten Kampar khususnya praktek pelacuran di kelok Indah.
Lebih lanjut Masnur menegaskan, bahwa aktivitas pelacuran di kelok Indah menjadi pekerjaan rumah (PR, red) bagi semua pihak.
"Langkah-langkah yang diambil oleh Satpol PP Kampar dengan merazia yang berhasil menangkap 19 orang pelacur tersebut mesti kita dukung bersama," sambutnya.
Melalui media, Masnur menyampaikan, bahwa untuk membersihkan wilayah kelok Indah dari aktivitas maksiat juga menjadi tanggungjawab para ulama, ninik mamak, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat yang berada di sekitar lokasi kelok Indah tersebut.
"Jika para ulama dan elemen masyarakat setempat tidak dapat membersihkan wilayah kelok Indah dari aktivitas maksiat, maka GPSM yang merupakan salah satu LSM yang bergerak pada dakwah ini siap turun dengan memiliki lebih 200 orang anggota untuk membantu," ancamnya.
"Para ninik mamak, tokoh masyarakat, pemuda, LSM dan seluruh elemen masyarakat mesti kompak dan bersatu untuk memberantas aktivitas maksiat di wilayah kabupaten Kampar khsusnya aktivitas maksiat di kelok Indah," pungkasnya lagi. [red

