Pemprov Riau–Kementerian LH Sepakat Bangun PSEL, Sampah Disulap Jadi Energi Listrik

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian Lingkungan Hidup resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kawasan Pekanbaru Raya.
Penandatanganan dilakukan oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, di hadapan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, serta melibatkan sejumlah kepala daerah di Riau.
SF Hariyanto menegaskan, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mengubah paradigma pengelolaan sampah—dari sekadar persoalan lingkungan menjadi sumber energi yang bernilai ekonomis.
“Ini langkah besar untuk mentransformasi sampah menjadi energi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa ke depan sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai potensi sumber daya yang dapat dimanfaatkan melalui teknologi tepat guna.
Proyek ini direncanakan menghadirkan fasilitas waste to energy (WtE) yang berlokasi di Kabupaten Kampar dan akan melayani pengolahan sampah dari kawasan aglomerasi Pekanbaru Raya, termasuk Pekanbaru dan daerah sekitarnya.
Menurut Hanif Faisol Nurofiq, timbulan sampah di kawasan tersebut saat ini mencapai hampir 2.000 ton per hari, sehingga membutuhkan solusi yang cepat dan modern.
“Pendekatan waste to energy menjadi solusi efektif untuk mengurangi beban TPA sekaligus menghasilkan energi bersih,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan PSEL merupakan bagian dari transformasi nasional dalam pengelolaan sampah menuju sistem yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Pemerintah pusat juga menargetkan penghentian praktik open dumping di seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) pada 2026, mengingat saat ini mayoritas TPA di Indonesia masih menggunakan sistem tersebut.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, proyek ini diharapkan mampu menjadikan Pekanbaru sebagai kawasan yang lebih bersih, modern, sekaligus mandiri dalam energi. (*)

