Bupati Inhil Dorong Pelestarian Bahasa Melayu Sebagai Warisan Budaya

Bupati Inhil Dorong Pelestarian Bahasa Melayu Sebagai Warisan Budaya

Beritariau.com, Inhil - Bupati Herman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk melestarikan Bahasa Melayu Riau agar tetap hidup di tengah arus globalisasi. 

Upaya ini dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) 2026 yang digelar bersama Balai Bahasa Provinsi Riau.

Menurut Bupati Herman, sekolah memiliki peran strategis menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah sejak dini. Kepala sekolah dan guru diharapkan menjadi agen perubahan, mengajarkan Bahasa Melayu secara inovatif, kontekstual, dan menarik bagi peserta didik.

“Bahasa Melayu bukan sekadar alat komunikasi, tetapi fondasi pembentuk karakter generasi muda, mengajarkan sopan santun, etika, dan nilai-nilai sosial,” ujar Bupati Herman.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Umi Kulsum, menambahkan bahwa kepunahan bahasa daerah semakin mengkhawatirkan. Dari 700 bahasa di Indonesia, 11 sudah punah akibat kurangnya pewarisan, dominasi bahasa asing, dan anggapan ketinggalan zaman.

Bimtek RBD menghadirkan maestro budaya dan bahasa untuk membekali peserta dengan kemampuan menulis aksara Arab Melayu, mendongeng, pidato, tembang tradisi, cerpen, serta puisi, guna memastikan Bahasa Melayu tetap lestari sebagai identitas dan warisan budaya daerah. (*)