4 Unit Pesawat dan Heli Lakukan Water Bombing di 20 Hektar Lahan PT SR yang Terbakar

Beritariau.com, Pekanbaru - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) muncul kembali di Riau. Kali ini, lahan seluas 20 hektar yang dikelola PT Sawita Raya (SR) di Kabupaten Rohil yang terbakar.
Tak ayal, Satuan Tugas (Satgas) Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud RSN) Pekanbaru langsung sibuk melakukan pemadaman titik api melalui udara, atau Water bombing, Minggu (26/6/2016).
Satgas Karlahut menurunkan water bombing tepatnya di Kecamatan Bagan Sinembah Raya Utara. Di sini terdapat areal seluas 20 hektar disinyalir milik perusahaan kelapa sawit berinisial, PT SR. Namun hingga kini belum diketahui siapa pelaku pembakaran tersebut.
Menurut Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud RSN, Kolonel (pnb) M Yani Amirullah kebakaran di lahan milik perusahaan tersebut sebulan yang lalu juga pernah terjadi.
"Lokasi karhutla di kecamatan bagan senembah raya utara, diperkirakan lahan terbakar lebih kurang 20 hektar," ujar Kolonel Yani.
Yani menjelaskan, lokasi kebakaran berbatasan langsung dengan Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rohil. Berdasarkan informasi dari Penghulu di Bagan Sinembah Raya Utara diketahui bahwa lahan perusahaan itu juga pernah terbakar satu bulan yang lalu.
Tak ingin api melebar, Satgas Udara langsung melakukan upaya pemadaman di lokasi dengan Water Bombing. Pemadaman dari udara ini dilakukan dengan dua unit pesawat air traktor, dan dua unit helikopter MI-8, dan MI-171.
"Water Bombing dengan dua pesawat tipe air tractor AT-802 dan dua heli tipe MI-8 dan MI- 171," kata Yani.
Dikatakan Yani, Satgas Udara Karlahut Riau terus melakukan pemantauan secara langsung lokasi titik panas yang dirilis dari citra satelit. Pemantauan dilakukan guna memastikan titik panas tersebut merupakan titik api atau bukan.
"Jika telah terkonfirmasi titik panas merupakan api kebakaran hutan dan lahan, maka akan segera dilakukan pemadaman secara intensif. Pola pemadaman dilakukan dengan berkoordinasi bersama Satgas darat," pungkasnya. [pan]

