Viral Sosok “Sister Hong” Lombok, Deni Akui Alami Ancaman dan Teror Usai Identitas Terungkap

Deni Apriadi Rahman atau Dea Lipa
Beritariau.com, Jakarta — Media sosial kembali dihebohkan dengan kemunculan sosok “Sister Hong” Lombok yang belakangan diketahui bernama asli Deni Apriadi Rahman atau Dea Lipa.
Deni, seorang makeup artist (MUA), viral setelah identitasnya sebagai pria yang tampil layaknya perempuan berhijab terungkap melalui sebuah akun di Instagram.
Deni disebut menyamar sebagai wanita demi pekerjaannya sebagai MUA. Dampak dari viralnya kasus tersebut cukup besar bagi dirinya. Sejumlah klien membatalkan jasa rias yang sudah dipesan, sehingga tidak hanya ia yang kehilangan pendapatan, tetapi juga timnya seperti asisten, henna artist, hingga fotografer.
“Pembatalan ini menimbulkan kerugian bukan hanya bagi saya, tetapi juga bagi asisten dan rekan kerja saya. Kami semua kehilangan pemasukan,” ungkap Deni dalam konferensi pers di Mataram, NTB, Sabtu (15/11).
Tak hanya kerugian materi, Deni mengaku mengalami tekanan mental. Sejak viral, ia menerima ribuan komentar bernada hinaan di media sosial dan bahkan mendapat teror dari orang tak dikenal.
“Sejak viral, saya mengalami tekanan yang sangat berat. Beberapa kali saya sempat kehilangan kendali dan muncul pikiran-pikiran berbahaya terhadap diri sendiri,” ujarnya.
Deni menambahkan bahwa ia juga mendapat ancaman pembunuhan dari pihak tak dikenal. Kondisi ini membuat dirinya merasa sangat tertekan dan ketakutan.
Sebelumnya, sosok “Sister Hong” Lombok menjadi perhatian publik karena penampilan Deni yang sangat feminin dan kerap mengenakan hijab saat merias klien. Deni sendiri merupakan warga Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, yang sejak putus sekolah di bangku SD berusaha menghidupi dirinya dengan bekerja sebagai MUA. (*)

