Tangan Deni patah dikeroyok gerombolan pemuda Rumbai

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Rusniati (49), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Jalan Berdikari Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai, Sabtu (23/04/16) mendatangi Mapolsek Rumbai Pesisir. Ia melaporkan aksi pengeroyokan yang dilakukan segerombolan pemuda terhadap anaknya, Deni Marsyahid (24).
Deni terpaksa dilarikan ke RS Maria lantaran tangan kanannya patah. Kepada Polisi, Rusniati menceritakan, kejadian itu berawal pada Jumat (22/04/16) malam.
Saat itu, sekitar pukul 22.30 wib, Deni sedang duduk bersama temannya, Bizar Al Giffary (23), di bundaran Chevron yang berada di Jalan Paus Kelurahan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir.
Tiba-tiba segerombolan pemuda datang dan langsung menganiaya Deni. Serangan mendadak itu membuat sekujur tubuhnya lebam. Bahkan, tangan kanannya patah.
"Laporan sudah kita terima Sabtu pagi kemarin, saat ini masih dalam penyelidikan petugas,” kata Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir AKP Sihol Sitinjak, Minggu (24/04/16).
Sihol menegaskan, pihanya masih menyelidiki motif pengroyokan itu.
Akibat kejadian itu, Deni mengalami luka lebam dibagian wajah dan patah tangan kanan. Saat ini masih menjalani perawatan medis di RS Santa Maria, Pekanbaru. [red]

