Water Boombing Dikerahkan
Karhutla di Riau makin meluas, jumlah titik panas meningkat tajam

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) makin meluas di beberapa wilayah di Riau, seperti di Kepulauan Meranti dan Bengkalis. Namun, pada umumnya, cuaca di wilayah Riau Cerah hingga Berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Riau bagian barat dan selatan pada siang atau malam hari.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MBKG) Stasiun Pekanbaru, Sabtu (02/04/16) mendeteksi ada 56 Hotspots (titik panas, red) yang tersebar di 8 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Jumlah ini meningkat tajam dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 8 titik.
Analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami mengatakan, dari pantauan Satelit Terra dan Aqua, jumlah titik api terbanyak di Kabupaten Bengkalis sebanyak 27 titik. Diikuti Kabupaten Kepulauan Meranti sebanyak 12 titik.
Sementara di Kota Dumai sebanyak 3 titik, Pelalawan 5 titik, Rohil 2 titik, Siak 2 titik, Ihil 4 titik dan Inhu 1 titik.
Sementara itu, jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen sebanyak 30 titik api, dimana 15 diantaranya di Bengkalis, dan Kabupaten Meranti sebanyak 8 titik.
Potensi hujan, sambungnya, pada bulan April hingga pertengahan terjadi tidak merata. Kemungkinan curah hujan akan membaik pada petengahan Bulan April mendatang apabila tidak terjadi kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan, yang dapat mengganggu pertumbuhan awan hujan.
Upaya pemadaman pun masih terus dilakukan baik melalui darat maupun udara dengan cara water bombing.
"Kita minta pihak-pihak yang tak bertanggungjawab jangan melakukan bakar-bakar, karena kondisi cuaca panas kering diwilayah pesisir sedikit terbakar bisa langsung meluas," harap Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin. [red]

