Jaksa Masuk Sekolah di Rohul Dimundurkan Hingga UN Rampung

Kejaksaan Negri PAsir Pangaraian
Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Kejaksaan Negri Pasir Pangaraian memiliki program Jaksa Masuk Sekolah yang rencananya akan memberikan penyuluhan ke berbagai sekolah di Rohul. Namun mengingat Ujian Nasional (UN) sebentar lagi dimulai, program ini pun harus diundur.
Diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Pasir Pangaraian, Syafruddin SH MH, pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) diundur, mengingat para siswa akan melaksanakan Ujian Nasional.
"Jika tetap dilaksanakan, khawatir akan menggangu konsentrasi para siswa. Jadi pelaksanaan JMS tetap akan kita laksanakan, setelah para siswa untuk mengikuti UN sehingga tidak mengganggu konsen para siswa Rohul," jelas Syafruddin di kantornya Jum'at (1/4).
Ia juga menjelaskan, tujuan dari program JMS ini untuk memberikan penyuluhan hukum kepada generasi muda terutama para pelajar kita. Apalagi para generasi muda ini sangat rentan terhadap gesekan-gesekan negatif.
Seperti penyalah gunakan narkoba, pencurian, curas, korupsi dan berbagai kejahatan lainnya yang melanggar hukum. Apalagi terhadap narkoba, selain merugikan dirinya sendiri juga merugikan orang tua, masyarakat dan bangsa ini.
Dengan penyuluhan hukum yang akan diberikan kepada siswa ini, dapat meminimalisir pelanggaran hukum, sehingga para siswa juga mengetahui hukuman yang harus mereka terima dari perbuatan pelanggaran hukum yang dilakukan.
"Sebagai orang yang dituakan selain itu juga mengerti dengan hukum, wajib mengingatkan para generasi penerus bangsa ini. Jika para generasi muda Rohul dan bangsa ini sudah dimasuki dengan narkoba dan pelanggaran hukum lainnya seperti apa nanti bangsa kita. " Ucap Syafruddin.
Selanjutnya, program JMS ini merupakan program dari Kejaksaan Agung RI dan terus akan berlanjut setiap tahun. Program ini akan dilaksanakan mulai di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. [cp]

