PDIP, Nasdem dan PPP Berkoalisi Menuju Pilwako 2017

ilustrasi koalisi partai
Beritariau.com, Pekanbaru - Tiga partai politik bergabung dan memutuskan untuk berkoalisi untuk melaju di pertarungan pemilihan walikota (Pilwako) Pekanbaru 2017 mendatang. Ketiganya adalah Partai Nasdem, PDIP dan PPP.
Dengan mengambil tema satukan visi sambut Pilwako Pekanbaru 2017 Menuju Pekanbaru Lebih Hebat, tiga partai berbeda warna ini menyatukan visi misinya dalam deklarasi koalisi, Jumat (1/4).
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh masing-masing ketua partai di Lantai 5 Hotel jatra, Jalan Tengku Zainal Abidin, Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PDIP, Robin P Hutagalung mengatakan, penyatuan deklarasi koalisi tiga partai ini adalah sebagai bentuk tanggungjawab partai di tingkat daerah ini untuk membangun proses komunikasi pemilihan kepala daerah kedepan.
“Koalisi ini dilakukan bersama-sama untuk membangun seleksi dari calon yang dibentuk sebelumnya. Nanti yang dinilai bersama-sama yang pasti adalah kualitasnya. Salah satunya survey yang dilakukan beberapa waktu yang lalu. Kita optimis koalisi ini mampu untuk memajukan calon kedepan di Pekanbaru,” kata Robin, saat menyampaikan deklarasi koalisi 3 partai.
Sementara Ketua DPC PPP Kota Pekanbaru, Said Usman Abdullah juga menyebutkan hal serupa. Menurutnya, DPC mempunyai tanggungjawab penting masing-masing di wilayah sesuai dengan mekanisme ditingkat wilayah.
“Harapan kita semua bisa berjalan sampai pada masanya sesuai dengan keinginan masyarakat pekanbaru. Bagaimana mengembalikan jati diri pekanbaru di masa yang akan datang,” ungkapnya.
Sementara, Ketua DPD Partai NasDem Kota Pekanbaru, Zulfan Hafis ST mengungkapkan, deklarasi koalisi saat ini tujuannya untuk membangunkan nurani kita yang sudah lama tertidur. Harapan kedepan, Pekanbaru lebih bermarwah dan bertabat dan tetap bertuah.
“Langkah politik ini adalah sesuatu yang baru. Seluruh partai bertekad berkoalisi mencari pemimpin sejati. Deklarasi ini ibarat pertunangan yang belum ada pengantin dan menciptakan warna baru kedepan. Karena dengan koalisi 3 warna, dapat menjawab pemenuhan 20 persen (9 kusrsi) dalam pilkada nanti,” jelasnya.
Menurutnya, untuk mengumpulkan 3 warna partai berbeda ini bukanlah perkara mudah. Dengan tekad bersama, sebut Zulfan, maka hari ini hadir bersama di ruangan ini bisa memberi warna untuk pekanbaru kedepan.
“Prinsipnya hari ini koalisi 3 partai tidak terlepas dari unsur dan dukungan masyarakat, dari di lapangan, menginginkan partai nasional dan agamis bersatu mengikuti pilkada pekanbaru. 3 partai tentu bergandeng tangan bersatu, jika proses itu disatukan, dapat memberi warna tersendiri,” tutupnya. [red]

