Mabes TNI AU kirim Heli spesialis perangi karhutla di Riau

Mabes TNI AU kirim Heli spesialis perangi karhutla di Riau

Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsekal Pertama Henri Alfiandi menyambut kedatangan Heli Puma

‎Beritariau.com, Pekanbaru - Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Udara tak main-main dalam memerangi kasus kebakaran lahan di Riau. Satu unit helikopter militer jenis Puma SA-330 L, ‎Rabu (23/03/16)‎, diperintahkan terbang ke Lanud Roesmin Nurjadin. Helikopter angkutan berat ini, sengaja dikirim ke Pekanbaru menggantikan helikopter jenis Colibri yang sudah bertugas selama beberapa tahun belakangan ini.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsekal Pertama Henri Alfiandi menyambut langsung kedatangan Heli ini di hanggar lengkung pangkalan militer TNI AU.

Menurutnya, pengiriman helikopter militer ini jawaban dari TNI AU atas permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) Riau dalam memerangi kejahatan kebakaran lahan.

"Alhamdulillah, kedatangan Puma ini sebagai jawaban TNI AU atas permintaan Pemda. Ini bentuk komitmen kami membantu pencegahan kebakaran lahan di Riau," ujarnya.‎

Dijelaskan Henri, Puma selain bertugas mendukung militer di Lanud Roesmin Nurjadin, juga digunakan TNI AU dalam melakukan patroli dan penindakan terhadap pelaku pembakar lahan di Riau.

"Super Puma ini memiliki daya tampung lebih besar dari heli sebelumnya. Kita bisa bawa pasukan lebih banyak dan dalam rangka pengambilan tindakan refresif," tandasnya.

Helikopter Puma ini diterbangkan dari Wing 4 Skuadron 8 Lanud Atang Sandjaja, Bogor dengan pilot Mayor PnB Emanuel dan Co Pilot Mayor PnB Fajar. Helikopter ini merupakan produksi Uerocopter tahun  1980 dan termasuk heli angkut berat militer yang mampu mengangkut 16 personil dengan daya angkut 1 ton. ‎[red]