Warga Riau harus siaga! Kemarau panjang mulai bulan Mei

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Warga Riau harus waspada. Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau diperkirakan akan terus berlangsung hingga September mendatang.
Dari analisasi dan prakiraan Badan Meteorologi Kkimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru menyebutkan, musim kemarau di Riau periode ke II akan berlangsung lebih cepat dan lebih lama.
"Mulai dari tanggal 1 sampai 10 April itu BMKG prediksi masih kemarau, 11 sampai akhir April memasuki musim hujan. Awal Mei sampai September itu musim kemarau," ujar Dandrem 031 Wirabima, Brigjend TNI Nurendi di Posko Satgas Karlahut, Lanud Roesmin Nurjadin, Jumat (18/03/16).
Sebab itulah, ia meminta seluruh aparatur pemerintahan, Dandim, Polres di 12 Kabupaten dan Kota di Riau untuk meningkatkan langkah pencegahan dan sosialisasi karlahut ini.
"Gencarkan lagi langkah pencegahan dan penindakan. Setiap aparat pemerintahan hingga desa kita minta untuk melakukan sosialisasi, bila perlu buat selebaran ataupun famplet yang berisi larangan pembakaran lahan," tandasnya.
Selain itu, Dandrem juga memerintahkan agar kanal ataupun embung air yang sudah ada harus dilakukan pengecekannl secara berkala.
"Kanal yang sudah dibangun itu harus dicek ulang. Jangan sampai kanal yang terkena banjir sudah hilang. Kemarau datang ya kebakaran lagi," cetusnya.
Hadir dalam kesempatan itu tujuh Dandim di Riau, Korem 023 Sibolga (Sumut), Mayor Inf Simbolon, Kasi Ops Korem 022 Pantai Timur, Letkol Fahmi.
"Pangdam memerintah dua perwakilan Korem 023 Sibolga dan Korem 022 Pantai Timur untuk ikut datang kesini, kita ingin langkah pencegahan di wilayah Kodam I," pungkasnya. [red]

