Wakil Ketua DPRD Riau Disomasi Wartawan Kompas

Wakil Ketua DPRD Riau Disomasi Wartawan Kompas

Beritariau.com, Pekanbaru - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldi Jusman disomasi oleh wartawan Harian Kompas yang bertugas di Riau. Aksi ini sebagai buntut tudingan Noviwaldi yang menyebutkan surat kabar Kompas ada kontrak berita dengan Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok.

Wartawan Harian Kompas, Syahnan Rangkuti, beberapa hari yang lalu mengatakan, somasi ini sudah dilayangkan kepada politis Partai Demokrat yang akrab disapa Dedet itu terkait perbincangan di Grup Whatsapp.

Grup Cakaplah tersebut beranggotakan 98 orang dari berbagai lintas profesi dan instansi di Riau.

"Dalam percakapan di Group WA 'Cakaplah' itu, Noviwaldi menyampaikan pernyataan yang pada pokoknya berisi tuduhan bahwa Kompas adalah surat kabar pendukung berat Presiden Jokowi dan Gubernur DKI. Dukungan terhadap Presiden dan Gubernur DKI itu dituduhkan karena adanya kontrak," ujar Syahnan.

Menurut Syahnan, bahasa Kontrak yang disebutkan Noviwaldi itu merujuk pada pola kontrak iklan antara pemerintah daerah kabupaten dan kota di Riau dengan media lokal. 

Tuduhan Kompas mendapat `kontrak` oleh Noviwaldi dinilai merupakan penghinaan terhadap Kompas yang sudah berusia 50 tahun tersebut.

"Secara pribadi saya minta saudara Noviwaldi untuk meminta maaf atas tuduhannya terhadap Kompas di Grup WA Cakaplah yang saya juga merupakan anggotanya. Namun yang bersangkutan menolak dengan mengatakan tidak berbuat kesalahan. Hari ini somasi sudah saya layangkan ke Noviwaldi," kata Syahnan.

Sementara itu, Noviwaldi Jusman saat dikonfirmasi melalui selelurnya belum memberikan respon. Pesan singkat yang dikirim juga belum berbalas. [pan]