Hasil Kerjasama Polisi dan NGO

Aih! 8 bayi hewan langka dijual bebas di pasar rakyat Pekanbaru tanpa dirawat

Aih! 8 bayi hewan langka dijual bebas di pasar rakyat Pekanbaru tanpa dirawat

Ilustrasi Kukang

Beritariau.com, Pekanbaru - Masih ingat dengan "Sid", si Kukang dalam film animasi terkenal "Ice Age". Binatang yang ditampilkan dengan karakter liar, lucu, menyebalkan dan penuh kasih sayang dalam film ini menjadikan penonton film tertawa. Binatang ini, sewajarnya hidup di habitat yang liar.

Berbeda dengan kenyataannya, di Indonesia, binatang ini justru diperdagangkan untuk dipelihara.

Sabtu, (27/02/16) siang, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau dan LSM International Animal Rescue, berhasil mengamankan 6 ekor Kukang, 1 ekor Owa serta 1 ekor Siamang yang diduga dijual secara ilegal di Kota Pekanbaru.

Parahnya, satwa liar, langka dan dilindungi ini dijual secara bebas dan terang-terangan di 3 kedai di Pasar Palapa, Jalan Durian Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru. Pasar itu, merupakan pasar rakyat yang setiap hari dikunjungi masyarakat untuk membeli kebutuhan sehari-hari.‎

Kondisinya pun memperihatinkan karena dalam keadaan dehidrasi, kepanasan dan tidak terawat. Tubuhnya juga kurus kering.

"Dehidrasi, kepanasan dan tidak terawat. Makanya kita berikan dulu cairan," ucap drh, Wendi, dokter wanita dari International Animal Rescue.

Ia memprediksi, umur hewan ini masih bayi. Kukang, Owa dan Siamang itu langsung dievakuasi ke Kantor Ditreskrimsus Polda Riau untuk diberikan perawatan sementara.

"Kayaknya dijual bebas. Harganya Rp300 ribu per ekor," beber salah seorang petugas.

‎Selain mengamankan satwa liar itu, polisi juga membawa 3 orang pemilik kedai untuk dimintai keterangannya di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Jalan Gajah Mada.

"Sudah diamankan ke kantor Dit Reskrimsus untuk dirawat, diberikan cairan dan makanan," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo.

Sementara ini, baru tiga orang pemilik kedai yang diamankan terkait penjualan hewan ini. [red]