Dikejar dari Dumai, kapal pembawa 14 ton bawang merah ilegal nyerah di Bengkalis

Dikejar dari Dumai, kapal pembawa 14 ton bawang merah ilegal nyerah di Bengkalis

ilustrasi/net

Beritariau.com, Pekanbaru - Lantaran tak memiliki dokumen resmi alias ilegal, Polisi di Dumai mengamankan 14 ton bawang merah di Perairan Sungai Beruang. Sayang, pembawa barang tersebut berhasil melarikan diri dari kejaran petugas.

Kasus ini terungkap saat sebuah kapal Sely X GT 16 No 1037 melintas dan berusaha melarikan diri dari Sea Rider KP Gelatik 5016 milik Polisi Perairan (Polair) Polres Dumai yang sedang melaksanakan patroli di perairan itu ada Jumat (29/01/16) sekitar pukul 00.40 WIB.

Petugas pun langsung melakukan pengejaran.‎

"Beberapa menit mengejar, akhirnya kapal itu ditemukan sedang kandas di Perairan Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis. Saat diperiksa, kapal itu sudah tak ada awaknya karena melarikan diri," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (01/02/16).

Pemeriksaan yang dilakukan petugas ditemukan ribuan karung berisi bawang merah seberat 14 ton. Barang tersebut tak dilengkapi dokumen pengangkutan barang. ‎

"Pengejaran dilanjutkan petugas lagi. Akhirnya seorang awak kapal berhasil dirungkus. Sementara nahkoda kapal beserta tiga awak kapal lainnya berhasil melarikan diri," sebut Guntur.

Saat ini, ribuan karung bawang merah ilegal beserta kapal pengangkutnya sudah dibawa ke Markas Komando Polair Polres Dumai untuk pengusutan lebih lanjut.

"Jadi dalam kasus ini, ada 1.800 karung bawang merah yang diamankan. Dari mana asalnya dan mau dibawa kemana, masih diselidiki petugas," pungkas Guntur. [pan]