Undang Berbagai Kalangan Bahas Dampak MEA

Bank Riau Kepri siapkan "jurus" hadapi MEA di Seminar Ekonomi KADIN Pekan Depan

Bank Riau Kepri siapkan "jurus" hadapi MEA di Seminar Ekonomi KADIN Pekan Depan

Wakil Ketua Kadin Riau DR Viator Butar Butar (Kanan) dan Direktur Utama Bank Riau Kepri dan Jajaran saat Jumpa Pers Rabu (16/12/15).

Beritariau.com, Pekanbaru - Untuk Menganalisis dampak dari Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2016, Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Riau dan PT Bank Riau Kepri bakal menggelar Seminar Nasional bertajuk 'Ekonomi Indonesia 2015 dan Outlook 2016 Memasuki MEA' pada 22 Desember mendatang.

"Acara ini, adalah wujud tanggungjawab moral dan kepedulian Kadin dan Bank Riau Kepri untuk menganalisis kesiapan kita menghadapi MEA yang tinggal hitungan hari ini," ungkap Wakil Ketua Kadin Riau DR Viator Butar-butar saat jumpa pers di Aula Kadin Riau, Rabu (16/12/15) siang.

Selain Viator dan jajaran pengurus Kadin Riau, turut Direktur Utama (Dirut) PT Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari didampingi Kepala Bagian Humas Bank Riau Kepri, Winovri.

Dalam pernyataannya, Viator mengaku, MEA yang tinggal hitungan hari ini harus disikapi secara serius. Untuk itu, panitia bakal mengundang banyak pihak dalam acara yang direncanakan dihadiri Guru Besar Ekonomi Prof DR Didik J Rachbini.

"Kita mengundang sedikitnya 300 peserta dari berbagai kalangan. Antara lain ; pelaku bisnis dan investor, kalangan perbankan dan pejabat pemerintah, akademisi, NGO, Mahasiswa dan Pers. Disitulah kita kaji dan diskusikan bersama dampak potensial MEA ini," terang Viator.

Menurutnya, seminar ini bermanfaat sebagai bahan masukan dan evaluasi bagi pemerintah unttuk menyusun kebijakan dan regulasi ekonomi pada tahun 2016. Rencananya, seminar ini akan dipandu langsung oleh Presenter Televisi Nasional Aviani Malik.

Sementara itu, Dirut Bank Riau Kepri mengakui dampak dari MEA cukup luas. Namun, diantara ancaman dan tantangan itu, pihaknya cenderung memfokuskan perhatian terhadap peluang MEA bagi warga Riau.

"Sebenarnya, untuk Bank, MEA itu akan diberlakukan tahun 2020. Namun, karena banyak pihak ketakukan dengan MEA ini, kami dari Bank Riau Kepri cenderung melihat peluang dari MEA itu, bukan hanya ancaman saja," ujar Irvandi.

Hal inilah, kata Irvan, yang mendasari pihaknya bekerjasama dengan Kadin menggelar seminar ini. "Kita jangan jadi penonton dirumah sendiri, kita harus ikut," tegasnya.

Sebagai wujud konkrit, Irvan mengaku tengah menyiapkan kejutan dari Bank Riau Kepri untuk menghadapi MEA yang akan disampaikannya dalam acara seminar nanti. "Tunggu saja kejutan dari kami," kata Irvan. [red]