Noviwaldy Jusman: DPRD Riau Tak Perlu dapat Mobil Dinas!

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman setuju dengan wacana untuk tak memberikan fasilitas dalam bentuk mobil dinas sebagai alat penunjang menjalankan tugas dan aktivitas kedewanan.
Ditemui beberapa hari yang lalu, ia mengatakan rencana ini dipandang lebih baik. Pasalnya dengan diberikan kendaran dinas akan lebih susah dalam perawatannya dan dipandang pemborosan.
"Belum lagi persoalan yang terjadi begitu Anggota Dewan tidak menjabat lagi, ada beberapa oknum dewan yang susah ditarik kembali kendaraan dinasnya. Walau tidak diberi mobil dinas, rata-rata anggota dewan punya mobil pribadi," katanya.
Memang tersiar kabar, pihak legislator Riau untuk dimasa-masa yang akan datang tidak lagi diberikan fasilitas dalam bentuk mobil dinas. Namun diganti dalam bentuk "mentah" alias uang.
"Mengenai ini sudah dalam pembicaraan di tingkat Banggar (Badan Anggaran), tapi belum mengerucut. Ada aturan dari Permendagri yang mengatur masalah ini, tapi saya belum melihatnya seperti apa. Kalau sudah ada aturannya, baru dianggarkan," kata Noviwaldy Jusman.
Politisi Partai Demokrat Daerah Pemilihan Kota Pekanbaru ini mengatakan, dalam pelaksanaannya nanti, berapa besaran uang transportasi yang diberikan tergantung atau jadi kewenangan dari Pemerintah Provinsi Riau.
"Nanti BPKP yang menghitungnya, berapa jumlah yang layak sesuai dengan keadaan dan kondisi ril," kata dia. [*]

