Reses Dewan, Warga Pelalawan Minta Disediakan Sumber Air Bersih

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pangkalan Kerinci - Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan dari daerah pemilihan (Dapil) 3 dan 4 menggelar reses pada pekan ini.
Serapan aspirasi rakyat ini dilaksanakan di masing-masing dapil. Seperti dapil 3 di Kecamatan Ukui dan Kerumutan serta Dapil 4 terdiri dari kecamatan Pangkalan Lesung dan Pangkalan Kuras.
Hasil serapan aspirasi anggota dewan Pelalawan, selain masalah infrastruktur, warga di 4 kecamatan meminta supaya pemerintah mengatasi persoalan sumber air bersih.
Seperti yang disampaikan Imustiar SIP beserta timnya dari Dapil 3 yang terdiri dari H Kasyadi, Sudirman Laham, Hj Replita, Rinto, Ade Irawan.
"Jadi masyarakat di dua Kecamatan disana itu meminta pembangunan infrastruktur jalan aspal baik di Ukui maupun di Kerumutan. Selain itu juga bangunan gedung sekolah serta listrik. Tapi yang lebih dominan, masyarakat di dua kecamatan itu mereka minta pasokan sumber air bersih. Sebab kalau memasuki musim kemarau panjang, warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih," kata Imustiar.
Permintaan yang sama juga datang dari masyarakat dapil 4 yang terdiri dari dua kecamatan yakni kecamatan Pangkalan Lesung dan kecamatan Pangkalan Kuras.
Tim dapil 4 yang terdiri dari Nasarudin SH MH, Baharudin SH, H Oerpan, H Rahman Widjayanto, Habibi Hapri, Abdul Muzakir. H Mukhlis Ali dan Suprianto Agustinus juga mendapatkan permintaan yang sama dari masyarakat
"Jadi saya menilai bahwa kebutuhan air bersih ini di Dapil III dan Dapil IV memang sangat dibutuhkan. Apalagi setiap memasuki musim kemarau panjang, mereka yang tinggal disana selalu mengeluh terhadap kekurangan sumber air bersih. Solusinya bukan di bangunkan pembangunan sumur bor melainkan harus ada pengelolaan PAM yang lebih maksimal," ungkap Baharuddin.
Ia juga mengatakan bahwa sebenarnya yang lebih efektif penanganan pengadaan sumber air bersih harusnya PAM.
"Tapi karena kebutuhan air bersih ini cukup banyak dan perlu kajian yang cukup matang, maka hal ini nantinya akan kita bahas bersama dengan bupati. Sehingga nantinya bisa terealisasi," kata Bahar. [ip]

