Pancaroba, 10 Warga Rohul Terserang DBD

Pancaroba, 10 Warga Rohul Terserang DBD

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pasir Pangarayan - Perubahan iklim dari kemarau ke hujan akhir-akhir ini menimbulkan masalah baru di masyarakat. Selama musim pancaroba ini, terdata 10 warga di Rokan Hulu (Rohul) yang terserang demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rokan Hulu (Rohul) dr Grifino Dahlihardy, Rabu (4/11) mengungkapkan, 10 orang ini tercatat sudah mendapat perawatan dari tim medis RSUD Pasir Pengarayan.

"Kita sudah lakukan pembersihan dan menanyai warga dengan radius 200 meter," ujar Grifino.

Menurutnya, perkembangan jentik nyamuk aedes aegypti hanya bisa diatasi dengan cara membersihkan tempat penampungan air, seperti genangan air di ban bekas, kaleng bekas, bak mandi, dan lainnya.

"Fogging itu bukan untuk membunuh jentik nyamuk. Nyamuk aedes aegypti ini nyamuk elit, karena berkembang biak di air yang bersih, bukan air kotor seperti selokan," jelasnya.

Agar jentik nyamuk aedes aegypti tak berkembang biak di pemukiman, ia mengimbau masyarakat menerapkan 3M. Yakni membersihkan seluruh genangan air, seperti di ban bekas, bak mandi, menutup bak penampungan air, dan memendam barang-barang bekas yang bisa menampung air, dan lainnya.

Penyakit DBD tidak memilih korbannya dari kalangan mana. Bahkan seorang warga di pemukiman elit, di Gang Rambutan Desa Pematang Berangan pun ada yang terserang  DBD. [cp]