Kartu Serba Guna Catat Data Anggota
Tak lama lagi, Polisi di Polda Riau gunakan e-KTA Bank Mandiri

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Menindaklanjuti nota kesepahaman antara Polri dengan Bank Mandiri tertanggal 1 Juli 2015 lalu, program Kartu Tanda Anggota elektronik (e-KTA) mulai direalisasikan di Riau. Tak lama lagi, ribuan personil di Polda Riau akan menggunakan layanan ini.
Layanan ini, selain mencairkan gaji ke rekening milik anggota kepolisian di Bank Mandiri (payroll, red), juga dapat dipakai di E-Toll dan Kereta Api. Untuk transaksi harian, batas maksimal Rp10 Juta. Kartu e-KTA juga berfungsi sebagai kartu ATM.
Seluruh data personil pemilik e-KTA akan direkam. Kartu yang menggunakan chip ini dilengkapi dengan data sidik jari, riwayat keanggotaan, kesehatan bahkan nomor registrasi senjata.
Hal ini disampaikan Kepala Biro (Karo) SDM Polda Riau, Kombes Pol Pudji Prasetyanto Hadi saat acara gathering 'Kredit Serbaguna Personil Riau dan Penyerahan Kartu Tanda Anggota Elektronik POLRI' yang digelar Senin (26/10/15) di Pekanbaru.
Pudji menjelaskan, sebelumnya ada dua Bank yang melakukan Memorandum of Understanding (MoU) alias Nota Kesepakatan dengan Polri yakni, Bank BRI dan Bank Mandiri.
"Untuk kota besar, khususnya di Polda Riau kita pakai Bank Mandiri. Namun, di Polres se Riau dipakai BRI," ungkap Pudji di lokasi acara didampingi Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.
Sejauh ini, dikatakan Pudji, sedikitnya 4000 personil sudah tercatat dalam data e-KTA itu. "Kartunya nanti Bank Mandiri yang keluarkan. Masih diproses di Jakarta," kata Pudji.
Dilanjutkannya, e-KTA ini memiliki tujuan penting selain dari kemudahan dan kenyamanan anggota. Dari e-KTA ini, Polri dapat memantau transaksi para anggota dan bertujuan mewujudkan Polisi yang Jujur, Bersih dan Transparan.
Sementara itu, Area Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pekanbaru, Agus Sanjaya menyatakan, dengan tercatatnya data ini, akan membantu Bank Mandiri dalam proses rekomendasi pengajuan kredit yang dilakukan anggota polisi.
"Untuk sementara, ada 2.900 e-KTA yang segera akan dikeluarkan. Prosesnya bertahap karena dicetak di Jakarta," kata Agus.
Dikatakannya, dalam hal pengajuan kredit, tetap menyertakan syarat umum standar perbankan ditambah dengan rekomendasi dari pimpinan setiap satuan.
Dari segi kenyamanan, kata Agus, Mandiri menyediakan jasa Mobile dan SMS Banking.
"Jika ada anggota ditugaskan ke luar kota dan memegang e-KTA, tetap bisa transfer gaji ke rekening istri melalui layanan Mobile dan SMS Banking," kata Agus. [red]

