Cari Kiblat Melalui HP

Polisi dan TNI di Pelalawan Sholat di lahan terbakar, Berikut fotonya

Polisi dan TNI di Pelalawan Sholat di lahan terbakar, Berikut fotonya

Suasana Sholat Jumat anggota Polisi dan TNI serta Satgas BNPB dilokasi kebakaran | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pelalawan - Kebakaran lahan dan hutan masih terus teradi di Riau, salah satunya di kabupaten Pelalawan. Teranyar, pada Jumat (25/09) BMKG mendeteksi adanya 9 hotspot (titik panas) di Pelalawan. Tak ayal Personil Polres Pelalawan berjibaku melakukan pemadaman kebakaran lahan di kecamatan Langgam, Pangkalan Kuras dan Bandar Petalangan.‎

 

 

Namun, saat memasuki waktu sholat Jumat, para pemadam kebingungan mencari mesjid.

"Karena waktu mepet, gak sempat lagi mau keluar dari lahan yang terbakar ini. Kita bentang tikar, lalu laksanakan ibadah sholat Jumat," ujar Wakapolres Pelalawan Kompol Suparman.

 

 

Dalam melaksanakan ibadah sholat Jumat tersebut, Bripka Edi S anggota Lakalantas Polres Pelalawan ditunjuk menjadi Imam. Sebab, Bripka Edi yang sudah pernah berangkat ibadah haji ke tanah suci dipercaya sebagai pemimpin setiap pelaksanaan sholat oleh Polres Pelalawan.

 

 

"Imamnya Pak Bripka Edi, khotib nya Kasat Bimmas, Pak AKP Galih, saya dan anggota lainnya bersama para TNI, BPBD dan Brimob dari Sumatera Utara ikut menjadi makmum, gak usah dibesar-besarkanlah dibesar-besarkanlah kan hanya kewajiban kita saja sebagai umat muslim," kata Kompol Suparman.

 

 

Saat ditanya bagaimana cara menentukan arah kiblat, Suparman membeberkan dengan cara melihat kompas yang terdapat di aplikasi handphone. "Zaman kan sudah canggih, bisa lihat arah mata angin di HP, ya dari situ kita lihat arah kiblatnya," terang Suparman.

‎Dikatakan Suparman, selain dari pantauan satelit BMKG, wilayah yang mengalami kebakaran lahan lainnya yaitu diantaranya terdapat wilayah Desa Rantau Baru kecamatan Pangakalan Kerinci kabupaten Pelalawan.

 

 

"Di wilayah ini regu pemadaman yang terdiri dari personil gabungan Polres Pelalawan, Brimob Sumut, TNI, BPBD dan Karyawan perusahaan masih terus berusaha melakukan pemadaman terhadap lahan yang terbakar beberapa waktu lalu dan masih mengeluarkan asap," jelas Suparman.

 

 

Seusai pelaksanaan Sholat Jumat tersebut, juga dilakukan bersama untuk memohon kepada Allah SWT untuk diberi berkah rezeki hujan, agar kebakaran dan kabut asap yang selama ini terjadi di wilayah Riau khususnya kabupaten Pelalawan cepat hilang dan tidak terjadi lagi.

"Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak – anak yatim dari panti asuhan Salsabila dan yayasa Tahfizd Quran Pangkalan Kerinci, serta dilanjutkan dengan kegiatan makan siang bersama dengan tim pemadaman," tandasnya.

 

 

Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga, ‎mengatakan, dengan usaha saja, pemadaman api kebakaran lahan dan hutan tidak akan berhasil. Dengan adanya doa bersama, baik muslim maupun non muslim, semua umat berharap masalah kebakaran cepat selesai.

"Saya dan rekan-rekan serta anak yatim hanya bisa berdoa, minta sama Tuhan, supaya ‎diturunkan berkat_Nya, terumatam hujan dan kedamaian. Semoga usaha kita ini berkenan di Mata Tuhan, aamiin," harap Ade Johan. [pan]