Modal 20 ribu, Kakek di Indragiri Hilir cabuli ABG 15 tahun

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Walau telah berusia 70 tahun, nafsu bejat kakek inisial IB ternyata masih membara. Si kakek tega mencabuli bocah yang masih dibawa umur inisial Ra (15). Kejadian tersebut ketika korban sedang berbelanja di warung milik IB, di Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Minggu (13/09/15) mengatakan, kejadian tersebut pada Rabu (09/09/15) pagi, saat itu sang kakek membawa bocah itu ke dalam kamarnya, lalu mencabuli si bocah dengan iming-iming uang Rp 20 ribu.
Mulai terungkapnya aksi bejat si kakek, ketika pada Rabu (09/09/15), malam sekitar pukul 20.00 WIB, orang tua korban (pelapor) membawa dua anaknya, yakni Ra dan Fi berobat sakit perut dan demam ke Puskesmas Sungai Bela, kabupaten Indragiri Hilir.
Lanjut Guntur, saat diperjalanan, ibu korban bertemu dengan As (anak pelaku) dan As berkata kepada ibu korban. "Tolong ajar anak kamu, jangan masuk-masuk kamar bapak saya dan sering minta duit," kata AS kepada Ibu korban seperti ditirukan Guntur berdasarkan laporan.
Lalu, sambung Guntur, Ibu korban pun menjawab,"Setahu saya, anak saya tak punya uang dan tak ada minta minta ke orang lain".
Selanjutnya, Ibu korban pulang dan bertanya kepada anaknya atas kalimat kasar yang diutarakan anak pelaku kepada ibu korban. Setelah didesak ibunya, Ra mengaku tidak ada minta duit ke pelaku.
Namun esok harinya Kamis (10/09/15) sekira pukul 13.00 WIB, pelapor merasa curiga dan bertanya lagi kepada anaknya Ra dan akhirnya diakui oleh Ra bahwa ia sudah diajak berhubungan layaknya suami isteri oleh si kakek itu.
"Korban mengaku, Saat itu, membeli minyak tanah (mitan) di warung pelaku, namun pelaku mengajak untuk masuk ke dalam rumah dan terjadilah perbuatan tersebut. Setelah melakukan perbuatannya, pelaku memberi uang kepada korban sebanyak Rp20 ribu," terang Guntur.
Atas laporan korban yang didampingi keluarganya, polisi mencari keberadaan kakek tua itu untuk ditindaklanjuti proses hukum terhadapnya."Kasus ini kita selidiki, pelaku sedang kita cari, saksi pelapor sudah memberikan keterangannya," tandas Guntur. [Pan]

