Proyek Pengembangan Listrik di Surau Suluk Tak Transparan, Digarap Tanpa Plang

Proyek Pengembangan Listrik di Surau Suluk Tak Transparan, Digarap Tanpa Plang

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Proyek pengembangan listrik pedesaan pekerjaan pembangunan jaringan listrik JTM/JTR paket 2 lokasi jalan lingkar – Surau Suluk Syekh Ibrahim terkesan tak transparan.

Pasalnya, hingga saat ini tidak ditemukan papan informasi (plang proyek) di lokasi di Kampung Baru Desa Koto Tinggi dan Jalan Lingkar Desa Suka Maju. Padahal proyek ini menggunakan pagu dana sebesar Rp 2,4 miliar yang dianggarkan dari APBD Rokan Hulu 2015.

Dengan kondisi seperti ini, pengurus DPC LSM Topan-AD Rokan Hulu, Damrah menilai pekerjaan proyek tersebut banyak melakukan pelanggaran. Selain itu juga terkesan ada pembiaran dari PPTK dan lemahnya pengawasan terhadap pekerjaan proyek tersebut.

“Kami Pengurus DPC LSM Topan-AD Rokan Hulu sangat kecewa dengan pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan yang dianggap asal jadi saja. Sejauh pantauan kami di lokasi pekerjaan, rekanan telah melanggar spesifikasi teknis mulai dari point 10.1.6 sampai dengan point 10.1.16 sebagaimana tertuang dalam kontrak pasal 10 tentang pemasangan jaringan, jelasnya.

Saat dikonfirmasi kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Achmad Begab via telepon, Selasa (8/9), ia menyatakan tidak tahu tentang papan plang proyek tersebut. Dan berjanji akan menanyakan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Arkom, SSi.

“Saya sudah kroscek ke lokasi pekerjaan, memang benar sampai saat ini tidak ada plang proyek. Saya juga akan menyampaikan hal tersebut kepada atasan saya (PPK) Arkom SSi karena tidak bisa mengambil kebijakan sendiri," jelas Achmad Begab. [cp]