Dukung Transformasi BPD, BRK Jalankan Lima Pilar Strategi

Dukung Transformasi BPD, BRK Jalankan Lima Pilar Strategi

Penandatanganan komitmen diwakili oleh Pemegang Saham Pengendali dan Ketua DPRD Tingkat Provinsi, Senin (7/9), di Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya. | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia melalui Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA) melaksanakan Sosialisasi Program Transformasi BPD dengan tema "Program Transformasi Bank Pembangunan Daerah menjadi Bank yang Kuat, Kompetitif dan Kontributif bagi Pembangunan Daerah, Senin (7/9), di Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya.

Hadir sebagai pembicara Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson Tampubolon, Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Reydonnizar Moenek, dan Konsultan GML, Suwardi Louis.

Turut hadir pada kesempatan itu Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Ketua Umum ASBANDA, Eko Budiwiyono, Bupati dan Walikota se Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Jawa Timur, Direktur Utama Bank Riau Kepri, DR Irvandi Gustari, Komisaris Utama Bank Riau Kepri, H R Mambang Mit, Direktur Utama BPD se-Indonesia, Komisaris Utama BPD se-Indonesia,  dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara Sosialisasi tersebut, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, mengharapkan agar ke depan Bank Pembagunan Daerah bisa saling bersinergi dalam memperkuat pembiayaan atau kredit melalui kerjasama sindikasi.

"Kedepan dengan adanya Program Transformasi BPD ini akan semakin memperkuat permodalan dalam pembiayaan atau kredit makro melalui kerjasama sindikasi antar Bank Pembangunan Daerah," ungkapnya.

Sementara Ketua Umum ASBANDA, Eko Budiwiyono, dalam sambutannya mengatakan bahwa Program Transformasi BPD ini untuk menegaskan peran BPD dalam perkembangan pembangunan infrastruktur daerah.

"Sosialisasi ini ditujukan untuk semakin mempertegas perananan BPD dalam perkembangan pembangunan infrastruktur daerah dengan cara memperkuat sektor bisnis Bank Pembangunan Daerah," tuturnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Program Tranformasi BPD yang telah diluncurkan secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 26 Mei 2015 lalu, menjadi tonggak sejarah bagi 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk mengimplementasikan Program Transformasi BPD.

Bagi Bank Riau Kepri sendiri, untuk mewujudkan Program Transformasi BPD itu sendiri telah melakukan upaya implementasi kerja di berbagai bidang workstream Program Transformasi BPD. Bank Riau Kepri sendiri telah melakukan pengembangan dari sisi Produk dan Pelayanan perbankan, Sumber Daya Manusia, Tata Kelola (GCG) dan Manajemen Risiko, serta Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi, sehingga tak kalah dari bank-bank besar lainnya.

Direktur Utama Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari, mengatakan bahwa Bank Riau Kepri pada dasarnya telah menajalankan 5 (lima) Pilar Langkah Strategi Bank Riau Kepri yang sejalan dengan Transformasi BPD dimaksud.

"Bank Riau Kepri pada dasarnya telah menjalankan 5 Pilar Langkah Strategi yang, yakni Penyaluran Kredit, Penghimpunan Dana Pihak Ketiga, Internal Control, Sumber Daya Manusia, dan Operasional. Dengan demikian hal tersebut sudah sejalan dengan Program Transformasi BPD," jelasnya.

Lebih lanjut Irvandi menjelaskan bahwa kedepan Bank Riau Kepri akan terus melakukan pembenahan-pembenahan, baik dari sisi produk dan layanan, kualitas sumber daya manusia, serta lainnya, agar Bank Riau Kepri tidak kalah saing dengan bank besar lainya dan menjadi Regional Champion di daerahnya.

Dalam rangka implementasi Program Transformasi BPD ini tak lepas dari dukungan penuh melalui kerjasama dan koordinasi dari semua pemangku kepentingan. Para Pemangku Kepentingan dimaksud telahh menyepakati dan menandatangani komitmen bersama dihadapan Ketua OJK dan Mendagri di Istana Negara pada tanggal 26 Mei 2015 pada saat peluncuran Program Transformasi BPD. [rls]